Perjuangan Monita, 20 Hari Melawan Covid-19 – afnews.co.id

Kesehatan

Jumat, 15 Januari 2021 - 15:52 WIB

8 bulan yang lalu

logo

Perjuangan Monita, 20 Hari Melawan Covid-19

AFNEWS.CO.ID – Sepertinya, masyarakat tak perlu terlalu khawatir  dengan stigma positif Covid-19. Karena, tidak sedikit yang dinyatakan positif namun belum tentu sakit. Sebaliknya, yang sakit karena positif  Covid-19, juga memiliki tingkat kesembuhan lebih tinggi, dengan metode perawatan yang intensif.

Baru-baru ini, salah seorang perempuan di Kota Langsa, Monita, berhasil sembuh dari Covid-19 yang telah menginfeksinya, setelah berjuang selama 20 hari.

Kondisi Monita Saat Menjalani Perawatan Covid-19 di RSUD Langsa

Bagaimana perjuangan Monita dalam melawan Virus tersebut.?

Berikut ini testimoni Monita yang disampaikan Kepada AFNEWS.CO.ID, Jumat (15/1/2021), tentang 20 hari  perjuangannya yang sembuh dari covid-19, dan diharapkan dapat  menjadi motivasi bagi pasien lainnya.

“” Assalammualaikum wr,wb
Salam sayang untuk semuanya…..

Saya monita usia 50th
Mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada seluruh teman teman, sahabat, yang telah mendoakan dan memberi semangat untuk kesembuhan saya….

Untuk suamiku tercinta… yang telah merawat saya selama masa  isolasi… dengan segala ketulusannya, tak menghiraukan apapun keadaannya…dimata saya “babe” itu suami yang hebat, terimakasih babeku…

Kepada adik- adikku yang selalu menyemangati, menyayangi saya, walaupun jauh dimata tapi kita tetap dekat di hati…

Buat anak-anakku, menantuku dan cucu cucuku yang aku sayangi.. terimakasih….

Kalian semua penyemangat yang luar biasa hebat…Karena kalian, Mami semakin cepat sembuh….

Tidak lupa buat semua tim medis RSUD Kota Langsa, mulai dari dokter, para perawat, hingga petugas cleaning service, saya ucapkan terima kasih karena telah merawat, melayani saya dengan sepenuh hati…

Disini, saya ingin sedikit  berbagi tetang covid-19 dan menceritakan apa yang telah saya alami.

Baca Juga :  Satgas Covid-19 Jaring  45 Pelanggar Perbup di Aceh Tamiang

Sebelum saya dinyatakan positif Covid-19 pada tanggal 24 Desember 2020, saya mengira hanya demam biasa, karena yang saya rasakan hanya demam, dan tidak ada gejala lainnya.

Setelah seminggu saya dirawat di rumah, mulai muncul gejala lain yaitu  ada cairan kental yang keluar dari tenggorokan saya secara berulang-ulang. Saat itu saya putuskan untuk di lakukan swab pada tanggal 1 Januari 2021 dan hasilnya dinyatakan positive Covid-19.

Keesokkan harinya saya dianjurkan ke RSUD kota Langsa untuk dirongent paru-paru saya. Hasil rongent menyatakan di paru-paru saya sudah ada awan putih, itu pertanda paru-paru saya sudah terserang virus

Dan pada tanggal 3 januari 2021, saya mulai di isolasi di RSUD Langsa. Selama saya di isolasi, saya mendapatkan perawatan yang baik, sehingga setelah 5 hari dalam isolasi,  hasil swab kedua, saya sudah dinyatakan negatif dari Covid-19.
Alhamdulillah……

Namun, selama masa isolasi, saya merasakan rasa sakit yang tidak pernah saya rasakan sebelumnya.
Rasa sakit itu adalah:

– Demam tinggi
-Badan saya lemas
-Perut kembung terus menerus
-Mual
-Muntah
-Kepala pusing
-Dada sesak

Harapan saya kepada masyarakat lainnya, jika mengalami demam selama 3 hari segeralah dilakukan swab, agar tidak terlambat seperti yang saya alami. Karena jika terlambat, maka virus akan menyerang ke paru-paru

Tapi jangan panik…
Dalam keadaan sakit, teruslah kita mengingat Allah SWT… Memohon kesembuhan kepada Allah …Teruslah berdoa.. Allah yang memberi penyakit, Allah SWT juga yang menyembuhkannya …

Tetap semangat dan Tetap mengikuti anjuran tim medis, insyaAllah kita bisa sembuh

Selama saya di rumah sakit, saya hanya mengkonsumsi obat yang dianjurkan oleh dokter di RSUD Kota Langsa…

Baca Juga :  Yayasan TK Islam Pimpinan Monita Terapkan Program Belajar Terpadu Bagi Anak Usia Dini

Selain itu, saya juga menjalani terapi tradisional sebagaimana kebiasaan saya sehari-hari yaitu:

– Minum air putih hangat-panas sesering mungkin
– Menghirup minyak angin gambar perempuan jepang cap Dewi Tunjong (membantu meringankan pernafasan)
– Membalurkan minyak kayu putih  sesering mungkin ke seluruh tubuh secara berulang
– Ada juga saya minum obat tambahan yang dikirim oleh adik saya
– Pemakaian oksigen sesering mungkin untuk mengurangi rasa sesak
– Mengukur oksigen tubuh 1 jam sekali dengan alat khusus.

Meski pada tanggal 8 januari 2021 setelah saya dinyatakan negatif covid-19, saya tetap menjalankan pemulihan di Ruang Ie mawo kamar 14 RSUD kota Langsa.

Selama diruang pemulihan kondisi saya sudah mulai membaik, tetapi rasa mual dan kembung terus menerus menyerang saya. Nah.. untuk mengatasi rasa mual dan kembung selama masa pemulihan, saya mengkonsumsi pisang uwak mengkel, saya rebus dan memakannya dalam keadaan hangat-panas di setiap saat, agar rasa kembung di perut saya terus membaik.

Demikianlah, perjuangan saya selama terinfeksi covid-19 hingga mengalami kesembuhan. Dan dengan tetap mengikuti anjuran tim medis, akhirnya pada tanggal 11 Januari 2021, saya sudah diperbolehkan pulang oleh dokter, untuk istirahat di rumah.

Intinya, tetap semangat dalam menjalani hidup. Dukungan serta motivasi dari keluarga, sahabat, dan orang di sekeliling kita, sangat membantu proses penyembuhan seorang pasien covid-19.

Sekali lagi saya ucapkan terimakasih buat semua teman-teman, sahabat, dan tim medis RSUD kota Langsa. Terimakasih atas Doa untuk kesembuhan saya. Semoga cerita saya ini memiliki nilai yang bermanfaat untuk kita semua. Amiin… (Monita)“”

Artikel ini telah dibaca 468 kali

Baca Lainnya