POLITIK

Sabtu, 1 Agustus 2020 - 14:16 WIB

1 minggu yang lalu

logo

Pilkada Solo: Pangeran Keraton VS Putra Presiden, Pilih Yang Mana?

AFNEWS.CO.ID – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Solo, Jawa Tengah, ‘dunia persilatan’ politik di Solo hampir dapat  dipastikan berubah. Apalagi, jika seorang pangeran yang merupakan cucu dari Paku Buwono XII atau cicit Dr. Soepomo ikut berkompetisi  meramaikan bursa calon walikota Solo, melawan Gibran Rakabuming putra seorang Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Munculnya nama Syailendra Soeryo Soepomo yang berstatus Pangeran Keraton sempat menghentakkan para politisi yang telah terlanjur mengklaim bahwa putra presiden yang maju sebagai calon Walikota Solo, tidak memiliki lawan yang berarti.

Bahkan tidak pernah ada yang menduga jika ‘orang ganteng sejak zaman jahiliah’ (sebutan para netizen untuk sang pangeran) akan turun dan diprediksi akan mengalahkan Gibran secara telak di Solo.

Pergeseran akan nampak sangat besar terjadi bahkan gesekan saling klaim, Syailendra Soeryo Soepomo sebagai keturunan keraton akan membuat mesin politik PDI-P kalang kabut.

Kita buat perbandingan yang sangat mudah untuk dipahami rakyat jelita, catat rakyat jelita bukan rakyat jelata.

Ini hitung-hitungan berdasarkan kepopuleran semata, apalagi sekarang rakyat jelata dan rakyat jelita porsinya sama besar. Bukan berdasarkan hitungan KPU yang selalu membuat orang harus mulai belajar berhitung dari awal.

Sebentar lagi pasti akan banyak ‘Mahmud alias Mama Muda’ akan menjadi tim relawan dari wanita-wanita sosialita, petani, buruh pabrik, bahkan para nenek-nenek akan ikut ambil bagian.

Mereka semuanya rakyat jelita bisa diharapkan untuk memberikan suara signifikan untuk Syailendra Soerya Soepomo. Kita semua tau negara kita ini lagi demam sama Drakor dengan kegantengannya.

Untuk popularitas Syailendra Soeryo Soepomo dibandingkan dengan Gibran Rakabuming yang sekaligus artis YouTube sepertinya tidak kalah, ingat ini Solo masih kental adat ketimuran. Rakyat jelita atau jelata Solo pasti akan mendukung orang Keraton.

Syailendra sebagai keturunan keraton tidak perlu tim sukses untuk menang dari pesaingnya, meskipun anak seorang presiden Indonesia untuk perebutan walikota Solo dalam Pilkada serentak.

Sekarang buat saja survei kecil-kecilan di Twitter, Facebook atau Instagram dengan responden rakyat jelita dan Mama Muda atau nenek-nenek sekalipun.

Pilih mana untuk walikota solo ….

A. Syailendra Soeryo Soepomo

B. Gibran Rakabuming

Besar kemungkinan Gibran Rakabuming akan kalah telak dalam hasil survey kecil-kecilan tersebut.

Tak percaya,.. tanya saja pada Paijo atau Sumarni, mereka pilih yang mana.(Red AF)

Artikel ini telah dibaca 244 kali

Baca Lainnya