ACEH

Kamis, 9 Juli 2020 - 00:40 WIB

1 bulan yang lalu

logo

BPL HMI Langsa Himbau Seluruh Kader Lawan Intimidasi PT PEKOLA

AFNEWS.CO.ID – Badan Pengelola Latihan (BPL) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Langsa, menghimbau kadernya untuk tidak gentar dalam menghadapi intimidasi pihak manapun termasuk indikasi Intimidasi yang diduga dilakukan oleh  manajemen PT Pelabuhan Kuala Langsa (PEKOLA).

“Sebagai kader pejuang umat, anak-anak HMI harus melawan setiap bentuk intimidasi. Apalagi kader HMI telah dibekali dengan Iman, Ilmu, dan Amal, ketika mengikuti Proses pengkaderan di setiap jenjang Pelatihan,” ungkap Sekretaris Umum BPL HMI Cabang Langsa, T.Hary Makhruzi, Kamis (9/7/2020).

Dikatakannya, segala bentuk pengabdian HMI untuk umat harus selalu diperjuangkan tanpa harus takut dengan intimidasi atau ancaman pihak manapun. Apalagi jika yang diperjuangkan oleh seorang kader HMI tersebut adalah demi kebenaran, maka hal itu adalah bagian dari jihad.

Terkait dugaan intimidasi yang dilakukan oleh manajemen PT PEKOLA terhadap anak-anak HMI, maka T.Hary Makhruzi mengatakan, hanya ada satu kata untuk menghadapi hal tersebut, yaitu LAWAN.

“Kepada setiap kader HMI Langsa, mari kita bersatu untuk melawan kezaliman, tanpa harus gentar meskipun berhadapan dengan pejabat,” demikian
T.Hary Makhruzi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya,
karena menyuarakan indikasi korupsi pada tubuh PT Pelabuhan Kota Langsa (PEKOLA) yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah setempat, salah seorang kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Langsa diduga kena intimidasi.

Akibatnya, kader dari HMI Komisariat Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan tersebut, langsung melakukan klarifikasi serta menyatakan permintaan maafnya kepada pihak manajemen PT PEKOLA.

Dilain pihak, Pimpinan PT PEKOLA, Muhammad Zulfri, yang ditanyai AFNEWS.CO.ID, Senin (6/7/2020), membantah jika pihaknya melakukan intimidasi terhadap kader HMI.

“Tidak ada yang intimidasi, Dia datang ke saya, dan tidak ada intimidasi dari PEKOLA”, ujar Zulfri singkat.(Red AF)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

Baca Lainnya