EKBIS

Jumat, 29 Mei 2020 - 16:44 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Reformasi Perjuangan, Mantan Aktivis GAM Ajak Pemuda Aceh Buka Lapak Bisnis

AFNEWS.CO.ID – Dalam menghadapi berbagai tantangan di era 2020, para Pemuda Aceh diajak membuka lapak untuk berbisnis. Karena, kejayaan Islam yang berkembang pesat sejak zaman Nabi Muhammad bin Abdullah, didukung oleh kekuatan bisnis sebagaimana di pelopori Khadijah binti Khuwailid bin Asad, yang merupakan saudagar kaya di kota Makkah.

Hal ini diungkapkan Mantan Aktivis GAM eks Denmark yang kini bermukim di Tangerang Selatan, Tarmizi Age, Jumat (29/5/2020), dalam rangka mendorong reformasi perjuangan membangun Aceh.

Menurut Tarmizi Age yang akrab disapa Almukarram, bisnis menjadi sangat penting untuk ditekuni oleh para anak muda Aceh saat ini, apalagi  sesungguhnya “bisnis sangat dekat dengan kesejahteraan”, ujarnya.

Menurut Tarmizi, sudah cukup lama Aceh menjadi lahan pergolakan politik, dengan jumlah korban jiwa tak terhingga, baik yang dianggap sebagai pahlawan maupun yang dilupakan begitu saja.

“Yang perlu kita sadari, politik Aceh saat ini belum mampu mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat,” sebut Tarmizi Age yang gagal mendapat kerja di Aceh, dan kini membuka bisnis sebagai pedagang beras di Banten.

Menurutnya, Politik tampaknya telah gagal membuat Aceh gemilang. Sudah saatnya pemuda Aceh mengubah topik  serta membentuk pola pikir baru. Hentikan konsumsi tema Politik dan mari membuka pola pikir untuk mulai berbisnis, sebagai langkah Reformasi Perjuangan Membangun Aceh

Apalagi, lanjutnya, tantangan masa depan yang semakin berat dengan jumlah penduduk Aceh yang terus bertambah, serta ruang lingkup pekerjaan yang semakin sempit, ditambah harga barang yang semakin mahal, semua ini akan menjadikan Aceh semakin terperosok kedalam lembah kemiskinan dan sulit untuk bangkit.

Tentu saja, diperlukan langkah preventif dari para Pemuda Aceh, dengan cara mereformasi pola pikir dari tema Politik ke arah bisnis yang akan memperkuat tatanan kehidupan masyarakat Aceh.

“Nah, untuk itu, mari kita para pemuda Aceh mulai berbisnis, membuka diskusi-diskusi tentang bisnis, menggelar pertemuan-pertemuan bisnis, dan hentikan diskusi politik yang tidak membawa manfaat. Sehingga harapan Aceh gemilang di tangan pemuda, akan jadi kenyataan,” demikian Tarmizi Age.(Red AF)

Artikel ini telah dibaca 256 kali

Baca Lainnya