ACEH

Jumat, 15 Mei 2020 - 05:00 WIB

3 minggu yang lalu

logo

Geuchik Karang Anyer Langsa Coret Perangkat Desa Yang Masuk Daftar Penerima BLT-DD

AFNEWS.CO.ID – Geuchik Gampong Karang Anyer Kecamatan Langsa Baro,  Ahmad Tukiran, dikabarkan telah mencoret beberapa nama perangkat desa yang masuk dalam daftar penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Gampong itu. Selanjutnya, nama calon penerima BLT-DD tersebut, dialihkan kepada penerima lain yang lebih berhak.

Hal ini diketahui dari rapat Musyawarah Gampong Khusus (MGP) yang dilaksanakan secara maraton, Kamis (14/5/2020) hingga larut malam, di Kantor Pemerintah Gampong Karang Anyer Kecamatan Langsa Baro.

Musyawarah yang dihadiri oleh para Tuha Peut dan seluruh perangkat Gampong itu, antara lain membahasa tentang validasi, finalisasi, dan penetapan penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD).

“Ya terdapat beberapa nama perangkat desa sebagai calon penerima BLT-DD Gampong Karang Anyer. Dan kita sudah mencoret nama-nama itu untuk kemudian kita alihkan kepada calon penerima lain yang lebih berhak,” ujar Ahmad Tukiran, di sela-sela Musyawarah Gampong yang dipimpinnya itu.

Diungkapkannya, Gampong Karang Anyer mendapatkan porsi sebesar 30 persen dari pagu anggaran Dana Desa untuk dialokasikan kepada masyarakat yang tidak mampu, dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD).

Pagu Anggaran Dana Desa Karang Anyer saat ini adalah sebesar Rp 822.552.000. Sebanyak 30 persen dari pagu anggaran itu yaitu sebesar Rp 246. 765.600, digunakan untuk Bantuan Langsung Tunai kepada 137 KK calon penerima. Masing-masing Kepala Keluarga (KK) akan menerima BLT-DD sebesar Rp 600.000 selama tiga kali.

Untuk mendapatkan calon penerima BLT-DD Gampong Karang Anyer agar tersalurkan tepat sasaran, Ahmad Tukiran mengaku pihaknya mendapatkan data awal warga tidak mampu dari Dinas Sosial Kota Langsa. Dalam data calon penerima BLT dari Dinas Sosial tersebut, diketahui terdapat beberapa nama perangkat desa Karang Anyer yang masuk sebagai calon penerima BLT.

Masuknya data nama perangkat desa itu, belakangan diketahui data tersebut masuk ke Dinas Sosial sebelum yang bersangkutan menjabat sebagai perangkat desa Karang Anyer.

“Dalam data Dinas Sosial itu memang ada nama perangkat desa yang masuk pendataan ketika mereka belum menjabat sebagai perangkat desa. Nah, dalam Musyawarah Gampong ini, kita melakukan verifikasi ulang calon penerima BLT-DD. Nama para perangkat desa itu kemudian kita coret dan kita alihkan kepada penerima lain yang lebih berhak. Jika perangkat desa ini tidak mau namanya dicoret, maka kita akan bersikap tegas dengan meminta perangkat desa tersebut mengundurkan diri dari jabatannya,” ujar Ahmad Tukiran.

Hingga berita ini ditayangkan, Geuchik Ahmad Tukiran mengatakan pihaknya telah merampungkan Musyawarah Gampong untuk menentukan 137 KK penerima BLT-DD Gampong Karang Anyer, yang benar- benar berhak dan tepat sasaran.(Red AF)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 4118 kali

Baca Lainnya