ACEH

Rabu, 13 Mei 2020 - 16:40 WIB

3 minggu yang lalu

logo

Faisal Hasan dkk Di Polisikan Atas Dugaan Pemalsuan Akta Yayasan Dayah Bustanul Ulum Langsa

AFNEWS.CO.ID – Faisal Hasan dkk akhirnya dilaporkan ke Polda Aceh dalam kasus dugaan pemalsuan akta pendirian Yayasan Dayah Bustanul Ulum Langsa, dimana yang bersangkutan telah membuat akta pendirian yayasan tandingan yaitu akta no 5 tanggal 3 agustus 2018, yang  dibuat oleh notaris Anisa Rahma Karim. SH. M. Kn, notaris di Kota Langsa.

Kuasa Hukum Yayasan Dayah Bustanul Ulum Langsa (YDBUL), Irwansyah Putra SH M.Kn dari Kantor Pengacara Elang Timur, Rabu (13/5/2020) mengatakan, kasus pemalsuan akta pendirian yayasan tersebut sangat merugikan klien nya.

Pihaknya telah melaporkan dugaan tindak pidana pemalsuan akta milik Yayasan  Dayah Bustanul Ulum Langsa yang dilakukan oleh H. Faisal Hasan dkk pada bulan Maret lalu kepada polisi atas dugaan tindak pidana tersebut.

Menurut Irwansyah Putra, perbuatan pemalsuan yang diduga telah dilakukan H. Faisal Hasan Dkk, dalam hal ini menggunakan akta palsu yg seolah-olah isinya benar dan telah merugikan serta tidak sesuai dengan isi atas fakta hukum yang benar.

Terlebih lagi akta yang diduga palsu tersebut telah digunakan oleh pelaku. Karena itu, Yayasan Dayah Bustanul Ulum Langsa melalui Kuasa hukumnya telah melaporkan Faisal Hasan dkk, ke Polda Aceh dengan Laporan polisi (LP) nomor : LP/87/III/YAN.2.5/2020/SPKT. Tanggal 18 Maret 2020.

Faisal Hasan dkk dinilai telah menggunakan akta Yayasan Dayah Bustanul Ulum Langsa tanpa izin untuk digunakan membuat akta yayasan yg diduga palsu tersebut, dan seolah-olah Faisal cs lah yang berkedudukan sebagai pengurus yayasan yang sah dibuat oleh notaris Anisa Rahmah Karim, SH, M.Kn notaris yang berkedudukan di Kota Langsa.

Dikatakan Irwansyah Putra, Faisal Hasan cs dan notaris tersebut diduga telah sengaja mengutip atau menjiplak isi dari akta yayasan dayah bustanul ulum langsa tanpa izin pengurus yg sah sesuai dengan sk kumham tahun 2010.

” Perbuatan H. Faisal Hasan, dkk tersebut telah kami laporkan kepada Kepolisian Daerah  (Polda) Aceh di Banda Aceh untuk diproses hukum supaya pelaku pemalsuan Akta milik Yayasan Dayah bustanul Ulum Langsa ditindak secara dihukum,”ujar Irwansyah.

Atas laporan tersebut, polisi telah meminta keterangan dari pihak pelapor untuk melengkapi dokumen penyidikan dan juga telah memeriksa beberapa orang antara lain, Faisal Hasan, Zulkifli OK, dan Dede Gustian pada tgl 12 mei 2020 di Mapolda Aceh.

“Kami yakin Kapolda beserta jajarannya bertindak secara profesional dan beritegritas dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan atas perkara ini. Kita meminta polisi untuk mengusut tuntas perbuatan pemalsuan tersebut supaya masalah menjadi terang dan pelaku dapat dihukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sehingga, kedepan tidak ada lagi pihak – pihak yang berani melakukan tindak pidana pemalsuan,” demikian Irwansyah Putra.(Red AF)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 1644 kali

Baca Lainnya