EKBIS

Jumat, 15 Mei 2020 - 22:29 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Air Kelapa Muda Made In Pemuda  Aceh Laris Manis Di Tangerang

AFNEWS.CO.ID – Tangerang Banten, merupakan salah satu daerah yang bisa dikatakan berpenduduk padat di negara Indonesia. Para pedagang dan perniagaan selalu mengincar setiap kawasan keramaian untuk beraktifitas, agar laku banyak.

Kontributor AFNEWS.CO.ID, Tarmizi Age, yang juga merupakan aktivis Pro-Rakyat asal Aceh dan kini menetap di Tangerang Banten, Jumat (15/5/2020), menelusuri aktivitas perniagaan para pemuda Aceh di kawasan padat penduduk tersebut.

Menurut Al-Mukarram sapaan akrab Tarmizi Age, wilayah Tangerang rupanya menjadi salah satu tujuan bagi warga aceh,  yang bergerak di bidang perdagangan dan perniagaan, karena jumlah penduduk yang ramai dan padat.

Bahkan di Kecamatan Cikupa, Tangerang Banten, terdapat sebuah Masjid yang diberi nama Masjid Aceh Darussalam, yang di bangun melalui  kebersamaan orang-orang aceh hasil bantuan, infak dan sedeqah orang ramai termasuk warga sekitar. Hal ini diungkap oleh Cek Rih, salah seorang Panitia Masjid yang ditanya Tarmizi Age.

Berbicara tentang hiruk pikuk bisnis orang Aceh di Tangerang, kali ini Tarmizi Age menulis tentang seorang pedagang yang merupakan pemuda perantauan asal Aceh bernama Yusri. Ia akrab dipanggil Yus oleh para pelanggannya. Yus ini berdagang atau  berjualan air kelapa muda di kelurahan, Peusar Panongan, Tangerang, Banten,

Dagangannya laris manis, jualannya laku keras, begitulah kira-kira. Tokonya di buka pada jam 9.30 pagi, orang-orang mulai berdatangan, termasuk ada yang beli utuh, untuk kemudian di jual kembali di gerai-gerai atau toko mereka.

“Yus nampak begitu sibuk melayani pembeli air kelapa muda”, saat Tarmizi Age, mantan aktivis GAM Eks Denmark itu datang melihat kesibukan Yus di tokonya yang memang benar-benar laris manis.

Tak henti-henti tangan Yus mengupas dan membelah buah kelapa dengan parang khasnya yang sangat tajam, Jelas sekali terlihat putra Aceh asal Beuracan, Meurudu Pidie Jaya ini,  memang sudah cukup lihai menyangkut urusan kupas mengupas buah kelapa muda.

Saat di tanya sejak kapan Yus mulai berdagang air kelapa muda, Yus menjawab sudah sejak tahun 2010.

“Saya ke Pulau Jawa usai Tsunami, dengan uang pas-pasan, cukup untuk ongkos perjalanan bersama bus PMToh. Mulai  jual air kelapa muda pada tahun 2010, sebelumnya saya jual sembako, ujar Yusri

Kini, Yus sudah berumah tangga dengan warga Tangerang, dan memiliki seorang anak, sudah punya rumah sendiri dan punya dua tempat usaha jualan air kelapa muda.

Bagi yang sering beli air kelapa di toko Yusri, pasti mereka tau dengan yang namanya toko kelapa muda Yus Aceh, dan begitulah terkenalnya usaha dan dagangan anak Aceh ini di kawan itu,

Semoga saja, Allah buka pintu rezeki bagi semua perantau Aceh di mana pun, dan tetap hidup rukun dan damai bersama warga lokal, suka membantu di sekeliling, dan tidak melupakan kampung halaman, tegas Tarmizi Age.(TAR)

Artikel ini telah dibaca 674 kali

Baca Lainnya