HUKUM

Rabu, 22 April 2020 - 14:18 WIB

3 bulan yang lalu

logo

Karimun Usman: Kasus Berita Hoax Saleh Modus Harus Diusut Tuntas

AFNEWS.CO.ID – Mantan Ketua PDI-P Aceh, Karimun Usman, meminta Polda Aceh untuk dapat mengusut secara  tuntas kasus berita hoax yang diduga dilakukan oleh Pemimpin Redaksi (Pemred) Tabloid Modus Aceh, Muhammad Saleh.

” Kita mendukung penuh langkah pihak Polda Aceh untuk mengusut tuntas kasus pencemaran nama baik yang diduga dilakukan oleh Media Modus Aceh, dan Muhammad Saleh selaku Pemimpin Redaksi nya,” ujar Karimun, Rabu (22/4/2020).

Karimun Usman menjelaskan, dirinya telah memonitor berita-berita yang diturunkan oleh media Modus Aceh selama ini, dan ada indikasi telah  menyudutkan serta  mempermalukan Ketua Kadin Provinsi Aceh, melalui penyebaran Informasi yang tidak benar atau Hoaks.

“Sudah jelas sebagai seorang pengusaha pasti ada pinjaman di Bank, kalau tak ada pinjaman di Bank itu namanya bukan pengusaha, dan hal tersebut sama dengan orang sakit, disaat membutuhkan biaya, melakukan pinjaman ke Bank, apakah hal tersebut tidak dibolehkan.?” Kata Karimun Usman.

Jadi, menurut Karimun, harus dibedakan antaa pengusaha dengan bukan pengusaha dan sebagai ketua Dewan Pertimbangan Kadin Provinsi Aceh, Karimun menilai Tabloid Modus sudah mencari-cari kesalahan saudara Makmur Budiman sebagai seorang Ketua Kadin Aceh.

“Sebagai Ketua Kadin, atau siapapun pejabat daerah atau pusat justru wajib melakukan komunikasi dan kerja sama yang baik dengan semua pihak, demi kepentingan pembangunan dan pemberdayaan ekonomi di Aceh,” Jelasnya.

Dalam hal ini, Bank Aceh Syariah juga  butuh pengusaha tangguh untuk meningkatkan kredit produktifnya, karena selama ini Bank Aceh Syariah  90 persen kredit komsumtif, jadi untuk mengembangkan dan memperkokoh pondasi lembaga keuangan dalam meningkatkan produk jasa keuangan kepada masyarakat, jalan harus ditempuh oleh Bank tersebut harus melalui kredit Usaha Produktif,” beber Ketua Dewan Pertimbangan PDIP ini.

Apakah ada gambar seperti ini, “foto saya dengan para pejabat Negara” juga bisa asumsi salah. Maka saya berharap kepada penegak hukum di Aceh dalam hal ini, Kapolda Aceh jangan biarkan berita hoax yang diduga disebarkan Muhammad Saleh kepada Makmur Budiman, terus menjadi bergulir di Medsos dan menjadi bahan pembicaraan kalangan Netizen.

“Saya harapkan para penegak hukum tidak diam di tempat, ini menyangkut nama baik kedua-duanya. Apakah dia seorang pengusaha atau pimpinan media,” katanya.

Karimun berharap kasus tersebut secepatnya diselesaikan melalui jalur pengadilan, karena saya juga telah berkomunikasi dengan Diruktur Bank Aceh Syariah, yang menyatakan debiturnya tidak menunggak kreditnya, sebagai mana yang diramaikan atau  diberikan di Medsos sangat tidak sesuai dengan fakta yang sesungguhnya.

Dan kredit saudara Makmur Budiman tidak sampai seratus delapan milyar (Rp,108) saya berharap kepada para Anggota Kabinda Provinsi Aceh, dapat memilah-milah masalah ini dan jangan terprovokasi dengan berita-berita sensasi di Medsos.

Karimun Usman sebagai Ketua Dewan Pertimbangan PDIP Aceh, sangat mendukung upaya Kapolda Aceh, serta penegak Hukum lainnya untuk segera menyelesaikan hal-hal Hoaks di Medsos yang marak di Aceh.(Red AF)

Artikel ini telah dibaca 836 kali

Baca Lainnya