ACEH

Senin, 23 Maret 2020 - 21:05 WIB

5 hari yang lalu

logo

SIGAP Aceh: Polda Bersama Rakyat Harus Berantas Peredaran Berita Hoax 

AFNEWS.CO.ID – Penyebaran berita hoax akhir-akhir ini di Aceh semakin meningkat dan meresahkan, seperti yang baru ini isu terkait monopoli proyek ULP Aceh, dan kredit macet pengusaha Aceh.

Terkait isu hoax tersebut, Dewan Pengurus Pusat (DPP) SIGAP Aceh saat dimintai tanggapan mengatakan bahwa, hoax di Aceh saat ini memang sudah sangat meresahkan dan merugikan yang tidak hanya membunuh karakter pribadi seseorang yang di sasar penyebar Hoax, tapi juga merusak semua dimensi tatanan Sosial, Politik, hukum, ekonomi dan HAM  khususnya di Aceh.

“Informasi hoax kemarin tentang monopoli proyek ULP Aceh, kan masih sekedar isu. Oleh beberapa LSM malah meminta Polisi untuk mengusut tuntas isu tersebut agar clear persoalannya. Cuma saya lihat kepala ULPnya lamban mengklarifikasi. Padahal cukup di klarifikasi prosedur baku mekanisme tender seperti apa, ketatnya sistim kerja Pokja bagaimana, dan berikut standarisasi kelayakan rekanan para pemenang tender tersebut. Sehingga penjelasan cepat seperti itu, informasi hoax tidak berkembang liar dan berimbas fatal,” Kata Banta Diman, M.Si Wakil Ketua Divisi Politik dan Kebijakan Publik DPP SIGAP Aceh, Senin, 23/03/2020.

Lebih lanjut,  Banta juga menerangkan, sebenarnya banyak  isu-isu hoax di Aceh, baik dikelola oleh sekelompok orang secara massif untuk kepentingan politik tertentu, maupun isu yang semula bermotif pribadi kemudian menjadi informasi menarik banyak orang di media sosial. Namun, menurut Banta Diman, karena klarifikasi terlambat dari sasaran yang disasar penyebar hoax, informasi tersebut bisa berbuntut panjang dianggap sebagai informasi yang benar.

” Sebagai contoh isu hoax di media sosial dan ada juga di media online kemarin terkait kredit macet Rp 108 M salah seorang pengusaha ternama di Aceh,  ternyata setelah diklarifikasi oleh pihak Bank Aceh melalui media terpercaya, bahwa duduk persoalannya sama sekali tidak benar seperti yang dituduhkan atau diplesetkan tersebut,” terang Banta Diman.

Terakhir, DPP SIGAP Aceh berharap kepada semua pihak di Aceh untuk tidak main-main dengan berita hoax, sebab hal itu selain bertentangan dengan hukum, merugikan pihak lain dan juga dilarang oleh agama. Kepada masyarakat diminta untuk cerdas dalam menganalisa sebuah informasi yang belum tentu kebenarannya. Aceh akan terpuruk, bila akhlak sesama anak negeri saling menjatuhkan.

”  Terakhir, kita juga berharap kepada Polda Aceh untuk lebih pro aktif lagi, dan masyarakat intens bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam memproses kasus-kasus hoax, sehingga suasana nyaman dan damai di Aceh InsyaAllah akan tetap terjamin seperti harapan kita semua,” tutup Banta Diman.(Red AF)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 108 kali

Baca Lainnya