ACEH

Selasa, 24 Maret 2020 - 16:07 WIB

4 bulan yang lalu

logo

Anggota Dewan Jangan Pura-pura Lockdown, Perhatikan Rakyat di Dapil Masing-masing

AFNEWS.CO.ID – Para anggota Dewan terutama yang sedang duduk di DPRK Langsa dan DPRA (Dapil Langsa dan Aceh Tamiang), diminta jangan pura-pura Lockdown di tengah merebaknya wabah Covid-19 di Aceh. Mereka diminta untuk memberikan perhatian serius dengan aksi yang nyata untuk rakyat di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.

“Rakyat hari ini sangat membutuhkan aksi nyata kalian (DPRA & DPRK Langsa), seperti  tindakan preventif pemberian bantuan alat pencegahan baik hand sanitaze, masker maupun  kebutuhan jatah hidup (Jadup). Jadi anggota dewan jangan hanya sebatas menghimbau saja tapi aksi nyata di lapangan tidak ada,” demikian diungkapkan Direktur Eksekutif Aceh Legal Consul (ALC), Muslim A Gani SH, Selasa (24/3/2020).

Dikatakannya, harapan ini tidak lepas dari peran serta Pemerintah, DPRK dan Ormas, dalam melihat kondisi yang semakin tak menentu.

Perlu digaris bawahi, himbauan bahaya virus corona cukup dilakukan oleh Pemerintah yang punya kompetensi. Warga Langsa sendiri berdasarkan  hasil pengamatan, sangat menyambut baik himbauan tersebut .

Baca Juga :  Polres Aceh Timur di Praperadilan-kan Terkait Penetapan Status Tersangka Anggota Dewan

Akan tetapi, dibalik berbagai himbauan itu, perlu ada tindakan nyata baik dari pemerintah maupun DPRK.

” Hari ini masyarakat butuh  perlindungan dari para wakilnya yang duduk di lembaga legislatif dan di lembaga pemerintah, hasil Pemilu legislatif dan Pilkada yang lalu,” ujar Muslim.

Sebenarnya, lanjut Muslim A Gani,  tidak sulit bagi Pemerintah Kota dan DPRK Langsa untuk membantu masyarakat apalagi sudah turun Permendari No. 20 Tahun 2020 tentang Pencegahan corona. Pemerintah boleh melakukan revisi APBK/APBA dengan mendahului anggaran dalam keadaan terdesak.

“Kami melihat belum ada case virus corona di Langsa, jika ada pun masih status ODP,” katanya.

Terkait hal ini, Muslim A Gani berharap DPRK Langsa harus peka menyahuti aspirasi masyarakat, termasuk Para medis di RSUD Langsa, dimana sebagian dari mereka masih menggunakan masker yang dilapisi tissu, buka cuci pakai. Padahal mereka (paramedis) melakukan tugas diruang yang rentan penyebaran virus.

Baca Juga :  Relawan Pemenangan Anggota DPRK SAG, Desak Polisi Periksa Ketua PKS Aceh Timur dan SM

“Disini Kami hanya mengingatkan saja agar DPRK Langsa cepat tanggap, seraya kita berharap Langsa bersih dari wabah yang membahayakan tersebut”, ujarnya.

Menurutnya, penyebaran Corona Virus Disease 2019 di dunia cenderung meningkat dari waktu ke waktu. Demikian juga di beberapa daerah telah menimbulkan korban jiwa serta  kerugian material, dan telah berimplikasi pada aspek sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu perlu penanganan yang serius, cepat, tepat dan fokus. Karenanya, langkah-langkah yang   diambil oleh pemerintah dengan menurunkan Permendagri no 20 tahun 2020, secara tidak langsung merupakan diskresi pemerintah pusat dan harus diapresiasi serta disambut baik oleh daerah daerah.

” Dan apabila hal ini terus dibiarkan tanpa sebuah tindakan nyata dari Pemerintah dan DPRK Langsa, maka rakyat akan mempertanyakan hal itu nantinya. Jadi kami mengingatkan semua harus hati-hati dengan kasus ini,” demikian Muslim A Gani.(Red AF)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya