PEHUKRIM

Senin, 10 Februari 2020 - 12:41 WIB

1 minggu yang lalu

logo

Terlibat Sabu, Wanita Paruh Baya di Karang Anyer Langsa, Diciduk Polisi

AFNEWS.CO.ID – Seorang wanita paruh baya berinisial YY (52), warga Dusun Rukun Gampong Karang Anyer Kecamatan Langsa Baroe, Minggu (9/2/2020), akhirnya diciduk oleh polisi lantaran terlibat penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

Selain YY yang merupakan seorang ibu rumah tangga, polisi telah terlebih dahulu menangkap pria berinisial SU  alias Lekwok (55), warga Gampong  Geudubang Aceh Kecamatan yang sama, di tempat yang berbeda.

Hingga kini, kedua tersangka beserta barang bukti masih diamankan guna diproses lebih lanjut

Kapolres Langsa melalui Kasat Narkoba, Iptu Wijaya Yudi Stira Putra, SH, Senin (10/2/2020), menjelaskan, penangkapan terhadap para tersangka dilakukan di tempat yang berbeda hasil dari pengembangan penyelidikan.

Tersangka SU, ditangkap pada, Sabtu, (08/02/2020) sekitar pukul 23.00 Wib di Gampong Jawa Belakang Kecamatan Langsa Kota, saat sedang berada di sebuah warung.

Sedangkan tersangka YY seoarang ibu rumah tangga diciduk dirumahnya, pada Minggu (09/02/2020) di Dusun Rukun Gamping Karang Anyar Kecamatan Langsa Baro.

“SU ditangkap diduga terkait dalam DPO perkara tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu yang sebelumnya dilakukan tersangka SU berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP.A/04/I/RES.4.2./2020/ACEH RES LGS, tgl 04 Januari 2020,” kata Kasat Narkoba.

Selanjutnya, berdasarkan pengembangan dari SU, dilakukan penggerebekan terhadap sebuah rumah yang terletak di Dsn. Rukun Gp. Karang Anyar Kec. Langsa Baro.

“Di dalam rumah diamankan seorang tersangka YY bersama barang bukti dua kaca pirek terdapat sisa sabu, dua set bong, satu kotak kaleng warna hitam, gunting, tujuh mancis, HP dan plastik warna hitam,” sebutnya.

Adapun barang bukti barang bukti milik tersangka LW,  1 (satu) unit HP merk Nokia warna hitam dan 1 (satu) unit Sepmor merk Yamaha Mio warna hitam.

“Selanjutnya kedua tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolres Langsa guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,” demikian Iptu Wijaya.(Red AF)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 1546 kali

Baca Lainnya