HUKUM

Kamis, 6 Februari 2020 - 10:43 WIB

2 minggu yang lalu

logo

Mantan Danton WH yang Alih Profesi Jadi Wartawan, Akan Dipolisikan Oleh Anggota DPRK Langsa

AFNEWS.CO.ID – Ketua Fraksi Partai Aceh DPRK Langsa, Maimul Mahdi, dikabarkan akan segera menuntut secara hukum salah seorang oknum wartawan media online di Kota Langsa, terkait sebuah pemberitaan yang diduga telah mencemarkan nama baik keluarga besar Maimul Mahdi.

Oknum Wartawan yang akan di proses secara hukum tersebut berinisial Ir atau yang akrab disapa Danton. Yang bersangkutan menyandang sebutan nama Danton karena pernah menjabat sebagai Komandan Pleton (Danton) Polisi Syariat Islam (WH) Kota Langsa, sebelum akhirnya dipecat oleh Walikota Langsa dalam kasus dugaan membecking/melindungi penjualan minuman keras berupa tuak di wilayah Kota Langsa.

Pasca diberhentikan dari Wilayatul Hisbah (WH) Kota Langsa, Danton diketahui telah beralih profesi sebagai seorang Wartawan.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh AFNEWS.CO.ID, Kamis (6/2/2020), Anggota DPRK Langsa Maimul Mahdi akan melaporkan oknum Wartawan tersebut, karena telah membuat sebuah pemberitaan tentang keberadaan Latte One Cafe, yang isi beritanya diduga mengandung unsur fitnah, hingga mencemarkan nama baik dirinya maupun keluarga besarnya.

“Saya akan menggugat secara hukum Sudara Danton, terkait berita pencemaran nama baik” Ujar Maimul Mahdi.

Menurutnya, selain pencemaran nama baik, yang bersangkutan juga telah  melakukan provokasi dihadapan publik yang seolah-olah Maimul Mahdi mendukung maksiat.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, sebuah cafe yang bernuansa Sport & Caffe, beberapa waktu lalu telah dibuka di Kota Langsa. Bahkan cafe yang bernama Latte One yang terletak di Jl T Umar Kota Langsa ini, telah disebutkan oleh Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Langsa sebagai pusat latihan olahraga Billiard.

Kemudian muncul pemberitaan yang ditulis oknum wartawan berinisial Ir, dimana isinya diduga mengandung unsur fitnah, hingga membuat anggota DPRK Langsa Maimul Mahdi meradang dan ingin memprosesnya secara hukum.

“Hanya karena saya kirim papan bunga ucapan selamat atas dibukanya late one cafe, terus ditunding macam-macam dengan pemberitaan” ungkap Maimul Mahdi

Padahal, lanjut dia, semua tahu Billiard  tersebut merupakan salah satu cabang olah raga yang selalu dipertandingkan pada event olah raga baik di tingkat daerah, nasional dan internasional. Jadi tidak ada  unsur judi di sana.

” kami tetap tidak bisa terima atas tuduhan  mendukung maksiat dalam pemberitaan tersebut” ujar Maimul Mahdi.

Terakhir kami  ingin sampaikan bahwa sebagai anggota dewan dari Partai Aceh kami tetap  mendukung penerapan syariat islam di Kota Langsa.

Bahkan  bersama Pemerintah Kota Langsa,  kami buktikan dengan aspirasi kami untuk  pembangunan  dayah, begitu juga pemko sudah banyak yang dilakukan bagi kepentingan penerapan syariat islam di Kota Langsa.(Red AF)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 2409 kali

Baca Lainnya