HUKUM

Kamis, 20 Februari 2020 - 23:41 WIB

3 bulan yang lalu

logo

Korupsi RSUD Langsa: Vonis Bebas Azhar Pandapotan Diprediksi Batal Ditingkat Kasasi

AFNEWS.CO.ID – Pasca vonis bebas  Majelis Hakim Pengadilan Tipikor di PN Banda Aceh, Kamis (20/2/2020), terhadap terdakwa Azhar Pandapotan dkk, dalam kasus tindak pidana korupsi pengadaan Genset di RSUD Langsa, telah mengundang reaksi dari praktisi hukum di Kota Langsa.

Dalam perkara tindak pidana korupsi, terdakwa Azhar Pandapotan dkk diingatkan bahwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan melakukan upaya hukum Kasasi, dan hal itu wajib dilakukan JPU mengingat terdakwa kasus korupsi di vonis bebas di tingkat Pengadilan Tipikor di Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh.

Direktur Eksekutif Aceh Legal Consult (ALC), Muslim A Gani SH, menyikapi putusan bebas tersebut, Kamis (20/2/2020), mengatakan terdakwa Azhar Pandapotan dkk diharapkan tidak eforia berlebihan dalam menerima putusan bebas oleh Pengadilan Tipikor di PN Banda Aceh. Karena, JPU pasti akan melakukan kasasi.

Hal ini, kata Muslim, sudah ada ketentuannya yakni Surat Keputusan Menteri Kehakiman tanggal 10 Desember 1983 No. M.14-PW.07.03 Tahun 1983 tentang Tambahan Pedoman Pelaksanaan KUHAP.

Pada angka 19 lampiran SK itu ditegaskan terhadap putusan pengadilan yang membebaskan terdakwa tidak dapat dimintakan banding, tetapi berdasarkan situasi dan kondisi, maka demi hukum, keadilan, dan kebenaran dapat dimintakan kasasi.

Selain itu diperkuat dengan Yurisprudensi Mahkamah Agung (MA) pada 15 Desember 1983. Jadi dalam hal ini ada kewajiban Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk mengajukan Kasasi terhadap vonis bebas terdakwa kasus korupsi pengadaan Genset RSUD Langsa.

“Kami malah sebaliknya, memprediksi Azhar Pandapotan dkk, akan sulit untuk bebas ditingkat Kasasi,” ujar Muslim A Gani.

Dilanjutkan, berdasarkan pengamatan pihaknya, sangat sulit seseorang bisa lolos dari dakwaan Pasal 3 UU Tipikor. Karena, ada tiga unsur yang menjaring seseorang itu untuk sulit lolos dari pasal tersebut. Ketiga unsur itu,  yaitu (a) dengan tujuan menguntungkan diri sendiri, atau orang lain, atau suatu korporasi; (b) menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan; (c) dapat merugikan keuangan atau perekonomian negara.

Dari rumusan deliknya, Pasal ini ditujukan kepada pegawai negeri atau pejabat publik yang memiliki kewenangan tertentu. Atas dasar itulah maka diprediksi Azhar Pandapotan dkk akan sulit lepas dari jeratan pasal tersebut, jika memang didakwa dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor), demikian Muslim A Gani.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Direktur RSUD Langsa Azhar Pandapotan dkk yang menjadi terdakwa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Genset RSUD Langsa, telah di vonis bebas oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor di PN Banda Aceh, Kamis (20/2/2020). Pasca putusan tersebut, Azhar Pandapotan menyambutnya dengan riang gembira sembari bersujud syukur.

Putusan bebas terhadap Azhar Pandapotan dkk, dibacakan oleh Majelis Hakim setelah ada penundaan pada pekan lalu.(Red AF)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 966 kali

Baca Lainnya