ACEH

Senin, 3 Februari 2020 - 14:23 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Anggota DPR Aceh Akan Usulkan Kompleks Khusus Perumahan Kaum Duafa

AFNEWS.CO.ID – Tidak berlanjutnya anggaran bantuan pembangunan rumah kaum duafa di Aceh, ternyata disebabkan oleh banyak faktor. Salah satu faktor yang dominan antara lain banyak ditemukan penyimpangan data serta penerima bantuan rumah kaum duafa yang tidak tepat sasaran.

Karena itu, anggota DPRA dari Partai Demokrat, Muhammad Yunus atau yang akrab disapa dengan sebutan Banta, mengatakan pihaknya akan mengusulkan sebuah format baru untuk bantuan rumah kaum duafa ini, terutama bagi kaum duafa berusia 45 tahun keatas. Format tersebut akan dikemas dengan sebuah nama bertajuk “Pembangunan Kompleks Perumahan Kaum Duafa Aceh”.

“Ya untuk mengantisipasi penerima bantuan rumah duafa bagi yang tidak berhak, kita akan usulkan pembangunan kompleks khusus perumahan kaum duafa. Jadi, yang bukan kaum duafa akan malu sendiri jika menempati kompleks perumahan tersebut. Ide ini juga bagian dari hukuman sosial bagi yang tidak berhak  menerima bantuan rumah kaum duafa,” ujar Banta.

Menurutnya, tidak bisa dipungkiri milyaran rupiah anggaran yang dialokasikan oleh Pemerintah Aceh dalam beberapa tahun terakhir untuk kepentingan bantuan rumah kaum duafa, kerap terjadi penyimpangan di lapangan terutama menyangkut data penerima yang tidak tepat sasaran.

Tak heran, jika Pemerintah Aceh dibawah kepemimpinan Plt Gubernur Nova Iriansyah menghentikan untuk sementara alokasi dana bantuan rumah kaum duafa, guna memperbaiki data penerima manfaat serta menyusun format yang lebih baik agar penerima  bantuan rumah kaum duafa tersebut bisa benar-benar tepat sasaran.

Sebagai sebuah solusi, Banta mengatakan pihaknya akan mengusulkan kepada Pemerintah Aceh untuk menyiapkan sebuah lahan di setiap Kabupaten/Kota guna kepentingan pembangunan kompleks khusus rumah kaum duafa, terutama bagi kaum duafa yang berusia 45 tahun keatas.

Untuk kaum duafa yang sudah terlebih dahulu memiliki lahan namun belum bisa membangun rumah, maka ini juga akan dijadikan prioritas oleh Pemerintah Aceh.

“Kita juga tetap prioritaskan kaum duafa yang sudah ada lahan tapi belum mampu bangun rumah. Intinya,  bagaimana caranya agar penerima manfaat rumah kaum duafa benar-benar tepat sasaran. Jangan sampai ada calo lagi yang bermain disini,” ujarnya.

Selain itu,  Banta juga mengatakan, kategori penerima bantuan rumah duafa akan segera diverifikasi kembali secara komprehensif. Data yang sudah ada, dirasakan sudah tidak valid di lapangan.

“Nanti saya akan turun langsung ke setiap Kecamatan untuk memverifikasi validitas data penerima bantuan rumah duafa. Jadi kita akan tau dengan persis mana yang benar-benar duafa dan mana yang tidak. Tidak boleh ada manipulasi disini,” katanya.(Red AF)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 1063 kali

Baca Lainnya