Aceh Tamiang

Selasa, 7 Januari 2020 - 23:26 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Wabup Aceh Tamiang Tanam Perdana Cabe Jawa di Benteng Anyer Manyak Payed

AFNEWS.CO.ID – Wakil Bupati Aceh Tamiang T Insyafuddin lakukan penanaman perdana Cabe Jamu atau cabe Jawa  di Kampung Benteng Anyer Manyak Payed, Selasa(7/1/2020).

Wabup  dalam sambutannya mengatakan pemerintah mendukung sepenuhnya program ini apalagi selaras dengan program Pemerintah Aceh Tamiang dalam membudidayakan buah-buahan, “ucapnya.

Selanjutnya Wabup juga meminta agar semua Datok Penghulu (Kepala desa -red) untuk dapat memaksimalkan Anggaran Dana Desa dalam pemberdayaan, guna meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, harapnya.

” Semoga, Kampung Benteng Anyer sebagai salah satu Kampung yang pertama memproduksi pohon cabe jamu ini, “harap Wabup.

Sebelumnya , Datok Penghulu Kampung Benteng Anyer Edy Syahputra mengatakan rencana penanaman ini telah direncanakan sejak Juni 2019 lalu, namun baru hari ini dapat terlaksanakan dimana  kegiatan ini menggunakan anggaran BUMK kampung setempat.

Sementara Pengembang Cabe Jawa (Piper Retrofractum),  Yoesdinoer mengatakan cabe jamu (cabe jawa) ini bukan barang baru lag.

Di luar Aceh seperti daerah Jawa, Lampung dan lainnya telah di budidayakan berhektar hektar bahkan di setiap rumah juga ditanami tanaman tersebut untuk menambah penghasilan rumah tangga.

Cabe Jamu merupakan salah satu tumbuhan yang mempunyai dan memiliki khasiat untuk kesehatan bagi daya tahan tubuh manusia serta berbagai kegunaan untuk kebutuhan bahan lainnya.

Tumbuhan tersebut telah berkembang di beberapa daerah termasuk di pulau Jawa dan di Sumatera Selatan.

Menurutnya, untuk di Provinsi Aceh, merupakan daerah yang pertama melakukan penanaman perdana pengembangannya yakni di Kampung Benteng Anyer Kecamatan Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang.

Selain itu, pemasaran tumbuhan ini juga telah berkembang hingga tembus ke mancanegara seperti India, Malaysia, Arab, Korea dan sejumlah negara lainnya.

Dalam usia satu  tahun cabe ini sudah menghasilkan dapat dipanen seminggu sekali dimana untuk 1 pohon menghasilkan 4 ons, dengan harga jual Rp.150,- kg. dengan usia tanaman ini mencapai 25 hingga 30 tahun

Dijelaskannya, pohon ini dapat di manfaatkan untuk rempah sayuran serta untuk meningkatkan daya tahan tubuh, dan serta tahan dalam serangan hama.

Sementara, untuk pemasarannya dapat langsung dipasarkan ke pihak pusat pemasarannya di lampung Sumatera Selatan, “sebut Yoes.

Camat Manyak Payed, Mukhtar Hadi, S.STP mengatakan  konsep penanaman ini lebih dalam pemberdayaan dan di setiap rumah di berikan lima pohon Cabe Jamu.

Direncanakan, budidaya tanaman cabe Jawa ini akan terus berlanjut penanamannya disetiap kampung dalam Kecamatan Manyak Payed.(Edy)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 350 kali

Baca Lainnya