Kesehatan

Selasa, 28 Januari 2020 - 14:25 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Tak Ada Satu pun Negara yang Kebal Dari Wabah Corona, Termasuk Indonesia

AFNEWS.CO.ID – Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia, Retno Lestari Priansuri Marsudi, menegaskan bahwa  virus Corona yang kian menyebar harus diwaspadai dan situasi ini tidak bisa diacuhkan. Karena, tidak ada satu pun negara di dunia ini termasuk Indonesia, yang kebal fari wabah tersebut.

Karena itu, Retno menyerukan kerja sama internasional untuk penanganan wabah virus mematikan ini. Virus yang muncul pertama kali di Wuhan, China, tersebut dinamai sebagai 2019 Novel Coronavirus atau 2019-nCoV.

“Kita tidak bisa mengacuhkan situasi yang sedang ada saat ini, yaitu merebaknya virus Corona, yang sedang terjadi saat ini,” kata Menlu Retno dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa (28/1/2020).

“Merebaknya kasus virus Corona ini juga sebagai pengingat bagi kita semua bahwa tidak ada satu pun negara yang kebal dari wabah tersebut, dari dampak wabah tersebut. Oleh karena itu diperlukan kerja sama internasional baik dalam pencegahan, maupun dalam penanganan wabah itu sendiri,” ujarnya.

Menurut Retno, pada saat inilah politik luar negeri dapat berfungsi, dalam artian dapat menggerakkan kesatuan di antara negara-negara di kawasan bahkan dunia, untuk merespons hal yang sifatnya darurat.

“Tentunya di dalam organisasi internasional ada badan yang bertanggung jawab, yaitu WHO (Organisasi Kesehatan Dunia), tapi di dalam komunikasinya, maka peran Kementerian Luar Negeri sangat tidak sedikit,” paparnya.

Sejauh ini jumlah orang yang meninggal akibat wabah virus Corona jenis baru di China telah melonjak menjadi 106 orang. Selain itu, sekitar 1.291 kasus baru muncul sehingga menambah jumlah orang di China yang terinfeksi menjadi sekitar 4.000.

Komisi Kesehatan Provinsi Hubei mengatakan ada tambahan sebanyak 24 orang meninggal di wilayah pusat virus tersebut. Angka kematian 106 orang itu termasuk satu kematian yang dilaporkan di Beijing. Laporan kematian di Beijing telah memicu kecemasan masyarakat internasional, karena kota itu adalah Ibu Kota China.(Red AF)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 221 kali

Baca Lainnya