Kriminal

Jumat, 3 Januari 2020 - 20:25 WIB

3 bulan yang lalu

logo

Polisi Gadungan Memakai Pangkat  Iptu, Sukses Perdaya Sejumlah Perempuan

AFNEWS.CO.ID –  Seorang pria pengangguran berinisial OAS, yang berasal dari Majalengka, berhasil memperdaya sejumlah perempuan setelah yang bersangkutan menyamar sebagai polisi dengan memakai pangkat Inspektur Satu (Iptu).

Namun, ketika polisi beneran dari Satreskrim Polres Cirebon meringkusnya, Jumat (3/1/2020), tersangka OAS menangis.

Menurut informasi, pelaku OAS melancarkan aksinya sejak sembilan bulan lalu dan ditangkap setelah menipu sejumlah perempuan. Bahkan pelaku berhasil meraup uang dan barang bernilai puluhan juta rupiah dari para korbannya.

Selain mengamankan tersangka, Polisi juga ikut menyita sejumlah barang bukti berupa handy talki, seragam reserse, dan kaos bertuliskan polisi. Pelaku membeli barang tersebut di Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Sadar telah jadi korban penipuan, korban pun melaporkan pemuda berusia 27 tahun tersebut ke polisi. Petugas Satreskrim Polres Cirebon Kota pun meringkus OAS tanpa perlawanan.

Tersangka OAS mengaku beraksi sebagai polisi gadungan yang bertugas di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar sejak Maret 2019 lalu. Selama mengaku polisi, tersangka berulang kali menipu sejumlah wanita dan masuk ke tempat hiburan malam.

“Aksi tersangka OAS terbongkar ini berawal dari laporan korban yang tertipu uang dan barang. Petugas Satreskrim lalu melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka saat berada di tempat kostnya di kawasan Kedawung, Kota Cirebon,” kata Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Rolandy.

Dalam menjalankan aksinya, ujar Kapolres, tersangka OAS mengenakan atribut polisi untuk memperdayai wanita dan mendapatkan uang dengan berbagai macam janji dan bujuk rayu melalui media sosial.

“Terakhir tersangka memperdayai seorang wanita dan berhasil mendapatkan uang senilai satu juta delapan ratus ribu rupiah,” ujar Kapolres.

Sampai saat ini, tutur Roland, baru tiga wanita yang melapor menjadi korban penipuan tersangka. Petugas masih mendalami kasus penipuan yang mengatasnamakan polri yang dilakukan tersangka OAS.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka OAS dijerat Pasal 378 tentang Penipuan dengan ancaman maksimal empat tahun penjara,” tandas Roland.(Red AF)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 411 kali

Baca Lainnya