Kriminal

Sabtu, 7 Desember 2019 - 11:23 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Modus Pengobatan Dengan Sperma, Dukun Cabul Sukses Tiduri Istri Pasiennya

AFNEWS.CO.ID – Seorang dukun cabul Ripan (27) asal Lampung, akhirnya ditangkap oleh aparat kepolisian,  karena telah meniduri istri pasiennya dengan modus pengobatan menggunakan sperma.

Korban adalah seorang wanita di Taktakan Kota Serang, sedang berupaya membawa berobat suaminya yang diduga terkena penyakit santet bulu babi. Dengan keyakinan pada sang dukun mampu menyembuhkan penyakit suaminya, korban akhirnya rela ditiduri dukun cabul tersebut.

Awalnya sang wanita membawa suaminya yang tengah sakit ke dukun bernama Ripan (27). Kemudian oleh Ripan, wanita tersebut diajak berhubungan badan demi untuk kesembuhan suaminya.

Belakangan diketahui, Ripan ternyata hanya seorang dukun cabul. Merasa tertipu, korban lapor polisi dan akhirnya dukun itu pun dibekuk di tempat pelariannya di Wilayah Tanggamus, Lampung.

Kanit Reskrim Polsek Taktakan Ipda Saefudin mengatakan, pelaku berhasil diamankan berkat kerja sama dengan Polres Tanggamus. “Sudah diamankan semalam, saat ini masih dalam perjalanan menuju Banten,” kata Saefudin saat dikonfirmasi, Jumat (6/12/2019).

Dijelaskan Saefudin, kasus perkosaan terhadap korban terjadi pada Sabtu, 31 Agustus 2019 sekitar pukul 03.00 Wib di sebuah gubuk di wilayah Taktakan, Kota Serang.

Saat itu, korbannya berniat untuk menyembuhkan suaminya yang diduga terkena santet bulu babi. Namun, pelaku menawarkan syarat jika ingin sembuh maka harus berhubungan intim.

“Ceritanya suaminya sakit, sama bibinya dibawalah orang pinter dari Lampung. Saat itu pelaku mengatakan kalau yang bisa mengobati itu korban sendiri dengan menggunakan sperma,” kata dia.

Kemudian korban pun diajak kebelakang, disaat itulah pemerkosaan dilakukan oleh pelaku. Bukannya sembuh, korban merasa dibohongi. “Dia (korban) bercerita kepada petugas kalau dia diperkosa. Tapi dia tak mau (melapor) karena malu atau aib, nanti ramai. Dia mau cari sendiri pelakunya,” ujarnya.

Kasus tersebut akan dilimpahkan ke Satuan Reserse Kriminal Unit Perlindungan Perempuan dan anak (PPA) Polres Serang Kota.(Red AF)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 886 kali

Baca Lainnya