Di Pertamina, Ahok Akan Terima Gaji Sedikitnya Rp 34,83 Milyar per Tahun – afnews.co.id

EKBIS

Minggu, 24 November 2019 - 11:56 WIB

10 bulan yang lalu

logo

Di Pertamina, Ahok Akan Terima Gaji Sedikitnya Rp 34,83 Milyar per Tahun

AFNEWS.CO.ID – Sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, akan mulai kerja pada awal pekan depan. Namun, berapakah besaran gaji yang akan diterima Ahok per tahun nya..?

Berdasarkan laporan keuangan Pertamina tahun 2018, kompensasi yang diberikan kepada jajaran direksi dan komisaris sebesar USD47,23 juta atau setara Rp661 miliar (kurs Rp14.000 per dolar).

Saat ini diketahui jumlah direksi dan komisaris PT Pertamina adalah  sebanyak 19 orang yang terdiri dari 11 direksi dan 8 komisaris.

Jika nilai kompensasi itu dibagi rata, maka setiap direksi dan komisaris Pertamina menerima sedikitnya Rp34,83 miliar per tahun.

Sesuai RUPS Pertamina pada Senin (25/11/2019), Ahok akan menerima gaji sesuai haknya. Besaran gaji Ahok diatur dalam Peraturan Menteri BUMN yakni akan memiliki gaji sebesar 85% dari gaji direktur utama.

Baca Juga :  4500 Karyawan PTPN I Aceh Sering Telat Gaji, Direksi Terancam Dipecat

Hal ini mengutip dari Peraturan Menteri BUMN PER-01/MBU/05/2019 tentang Perubahan Keempat Atas Peraturan Menteri BUMN Negara Nomor PER-04/MBU/2014 tentang Pedoman Penetapan Penghasilan Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas BUMN.

“Bahwa dalam rangka meningkatkan kinerja sumber daya manusia di Badan Usaha Milik Negara (BUMN), khususnya untuk mendorong terciptanya budaya sinergi antar Badan Usaha Milik Negara, dipandang perlu melakukan penataan kembali atas sistem remunerasi bagi eksekutif BUMN,” bunyi aturan tersebut.

Berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud perlu menetapkan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-04/ MBU/ 2014 Tentang Pedoman Penetapan Penghasilan Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Negara;

Baca Juga :  Gaji Anggota DPR RI Biasa Saja, Tapi Tunjangannya Luar Biasa

Gaji Direktur Utama ditetapkan dengan menggunakan pedoman internal yang ditetapkan oleh Menteri BUMN. Besaran gaji ini ditetapkan melalui RUPS/Menteri BUMN setiap tahun selama satu tahun terhitung sejak Januari tahun berjalan.

Gaji Direksi lainnya ditetapkan dengan komposisi faktor Jabatan bagi Wakil Direktur Utama dan Anggota Direksi yang sudah ada (existing), dalam hal berdasarkan komposisi Faktor Jabatan sebagaimana dimaksud mengakibatkan gaji yang diterima menjadi lebih kecil dari gaji yang telah diterima pada tahun buku sebelumnya.

Maka gaji Wakil Direktur Utama dan Anggota Direksi lainnya yang sudah ada (existing) tersebut menggunakan gaji yang diterima pada tahun buku sebelumnya.(Red AF)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya