Kesehatan

Minggu, 1 September 2019 - 16:23 WIB

7 bulan yang lalu

logo

Staf DLH Langsa Bantu Muhammad  Rifal, Bayi Penderita hidrosefalus

AFNEWS.CO.ID Salah seorang Staf Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Langsa Agus Setiawan yang akrab disapa Agus Mandor Taman, Minggu (1/9/2019), atas nama pribadi menyalurkan bantuan berupa sembako dan uang tunai kepada Muhammad Rifal, bayi berusia 4 bulan warga Desa Alur Merbau Kecamatan Langsa Timur, yang menderita hidrosefalus.

Agus Mandor Taman, sebelumnya memperoleh informasi dari warga setempat, bahwa di desa mereka ada seorang bayi yang menderita penyakit pembengkakan kelenjar di kepala (Hidrosefalus). Anak tersebut merupakan anak pertama dari ibu muda bernama Jelita Aprilina (19).

Mendapatkan informasi itu, selanjutnya Agus Mandor Taman berserta Tim nya bergegas mendatangi kediaman Jelita Aprilina di Desa Alur Merbau guna melihat kondisi bayi penderita Hidrosefalus itu.

Menurut keterangan pihak keluarga, bayi Muhammad Rifal sebelumnya lahir dalam keadaan normal. Namun setelah berusia dua bulan, pertumbuhan Muhamad Rifal mulai terlihat tidak normal terutama dibagian kepala yang kian membesar.

Pihak keluarga juga telah membawa bayi tersebut ke RSU CND Langsa untuk mendapatkan penanganan medis, dan berdasarkan diagnosa ternyata benar Muhammad Rifal menderita Hidrosefalus. Selanjutnya bayi tersebut hendak dirujuk ke Rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh guna  mendapatkan penanganan yang lebih intensif.

Nah, sampai disini, pihak keluarga mengaku sangat kesulitan biaya atas pengobatan anak semata wayangnya itu.

Sementara Agus Mandor Taman yang menjenguk Muhammad Rifal merasa prihatin atas penyakit Hidrosefalus yang diderita bayi tersebut. Pada kesempatan itu, Agus juga tak lupa memberikan bantuan berupa sembako dan uang tunai, guna meringankan beban keluarga sang bayi.

Kepada warga Kota Langsa yang ingin berpartisipasi membantu bayi penderita Hidrosefalus ini, Agus Mandor menghimbau agar dapat menyalurkan bantuannya melalui lembaga Komunitas Saleum Syedara, atau dapat juga menghubunginya melalui no Hp 085227478811.

“Bantuan saudara-saudara mungkin sangat berarti bagi kesembuhan dan masa depan bayi ini,” demikian Agus Mandor Taman.

Sebagaimana diketahui, Hidrosefalus adalah kondisi yang ditandai oleh ukuran kepala bayi yang membesar secara tidak normal akibat adanya penumpukan cairan di dalam rongga ventrikel otak. National Institute of Neurological Disorders and Stroke (NINDS) melaporkan bahwa sekitar dua dari 1000 bayi yang lahir di dunia mengalami hidrosefalus. Sementara itu, kasus hidrosefalus di Indonesia rata-rata bisa mencapai 4 per seribu kelahiran. (Red AF)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 1146 kali

Baca Lainnya