ACEH

Kamis, 15 Agustus 2019 - 15:25 WIB

3 bulan yang lalu

logo

Patkorkastima BC 30005 Amankan Puluhan Ton Bawang Merah Illegal Asal Malaysia

AFNEWS.CO.ID Patkorkastima BC 30005 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dalam kegiatan sinergi Patkorkastima 25 A sector pesisir Aceh Timur bersama Kanwil DJBC Kepri, Kanwil DJBC Aceh, dan PSO Tanjung Balai Karimun serta KPPBC TMP C Kuala Langsa. Pada Rabu (14/8/2019) sekira pukul 19.30 Wib, berhasil mengamankan puluhan ton bawang merah illegal asal Malaysia yang coba diseludupkan ke wilayah Indonesia.

Kepala KPPBC TMP C Kuala Langsa, Muhammad Syuhada dalam konfirmasinya mengatakan, penggagalan dan penangkapan upaya penyeludupan bawang merah illegal asal Malaysia ke Indonesia melalui perairan Air Masin, Aceh Tamiang ini merupakan hasil pengembangan informasi duta patkorkastima.

“Dari hasil penindakan pelanggaran kepabean ini, kita berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 3000 karung bawang merah dengan berat perkarungnya sekitar 9 Kg atau berat total lebih kurang 27 ton. Juga 1 unit kapal kayu pengangkut bawang KM tetap Semangat-1 GT 20 No 246/QQd, 1 set navigasi serta 1 orang tekong dan 4 ABK,” sebut Syuhada.

Dijelaskannya, pengungkapan penyeludupan bawang merah ini berawal dari informasi dari duta Patkorkastima pada tanggal Selasa (13/8) lalu, bahwa telah berangkat 1 unit kapal dari Penang Malaysia bermuatan bawang merah illegal dengan tujuan Air Masin Aceh Tamiang.

Lanjutnya, atas informasi tersebut Satgas Patkorkastima BC 30005 langsung melakukan patroli dan pengawasan laut di wilayah perairan pantai Timur Aceh Tamiang tersebut. Sehingga pada Rabu (14/8) sekira pukul 19.30 Wib di perairan Tamiang, tepatnya koordinat 04.34.06 U/ 098.37.00 T, dijumpai kapal Kayu KM Tetap Semangat-1 dimaksud.

“Saat petugas melakukan pemeriksaan, ternyata KM Tetap Semangat-1 dari Penang Malaysia tujuan Air Masin Aceh Tamiang yang dinahkodai oleh JS beserta 4 orang ABK, mengangkut bawang merah illegal. Berdasarkan hasil pemeriksaan diduga terjadi pelanggaran ketentuan kepabeanan pasal 102 huruf a UU Kepabeanan, sehingga KM Tetap Semangat-1 ini ditarik ke KPPBC TMP C Kuala Langsa untuk penanganan lebih lanjut,” ungkap Syuhada.

Tambahnya, muatan bawang merah illegal tersebut saat ini diamankan sementara di Markas Komando (Mako) Brimob Aramiah, Aceh Timur, sambil menunggu proses penyidikan lanjut. Sementara KM tetap Semangat-1 GT 20 No 246/QQd masih diamankan di pelabuhan Kuala Langsa. (TIA)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 429 kali

Baca Lainnya