ACEH

Sabtu, 1 Juni 2019 - 13:59 WIB

3 minggu yang lalu

logo

Tempat Penampung Sampah di Paya Bujok Tunong Langsa Dibakar, Dinas Lingkungan Hidup Turut Prihatin

AFNEWS.CO.ID Sebuah Bak tempat penampungan sampah yang terletak di kawasan Gampong Paya Bujok Tunong Kecamatan Langsa Baro, persisnya di dekat SMP Negeri 2 Langsa, Jumat (31/5/2019) kemarin, dikabarkan telah dibakar oleh orang yang tidak dikenal, dengan motif yang belum diketahui.

Padahal, keberadaan Bak penampungan sampah itu, sangat penting untuk memudahkan armada kebersihan mengangkut sampah guna  dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Bak Penampungan Sampah di Gampong Paya Bujok Tunong Langsa Dibakar oleh orang yang tidak dikenal

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Langsa Umar SH didampingi stafnya Agus Setiawan atau yang akrab disapa Agus Mandor Taman, Sabtu (1/6/2019), menyatakan rasa keprihatinannya atas dibakarnya bak penampungan sampah di Gampong tersebut.

“Sudah kita laporkan kepada perangkat Gampong Paya Bujok Tunong tentang bak sampah yang dibakar ini,” ujar Umar.

Dikatakan, keberadaan bak sampah di tempat itu sebelumnya adalah permintaan masyarakat setempat guna menciptakan lingkungan Gampong yang bersih, indah dan sehat.

“Nah, sekarang sudah ada bak penampung sampah kok malah di rusak. Kita ikut prihatin juga jika hal seperti ini terulang lagi dikemudian hari,” kata Umar.

Pada bagian lain, Agus Mandor Taman mengatakan pasca dibakarnya bak penampungan sampah itu, masyarakat membuang sampah tidak lagi di dalam bak penampungan, melainkan diluar tempat yang telah disediakan.

“Kami mohon masyarakat dapat bekerjasama membantu petugas kebersihan dengan cara membuang sampah pada tempat yang telah disediakan, dan sesuai waktu yang ditentukan. Ini penting untuk memudahkan kerja petugas dalam mengangkut sampah,” ujar Agus

Menurutnya, tanpa bantuan dan kerjasama serta kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya sesuai waktu yang telah di tentukan, maka upaya untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat di Kota Langsa tidak akan berjalan dengan maksimal, demikian Agus Mandor Taman.(Red AF)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 362 kali

Baca Lainnya