Pendidikan

Kamis, 20 Juni 2019 - 11:42 WIB

3 bulan yang lalu

logo

Dr Tasnim Lubis Dipercaya Jabat Kepala PPM Politeknik LP3I Medan

AFNEWS.CO.ID – Direktur Politeknik LP3I Medan Syahril St Saidi, SE., M.Si memberikan kepercayaan kepada Dr Tasnim Lubis, S.Pd.I., M.Hum menjabat sebagai Kepala Pusat Penjaminan Mutu (PPM) Politeknik LP3I Medan yang dilantik beberapa hari lalu (15/06/2019). Kepercayaan yang diberikan kepada alumni S3 USU Medan tersebut dikarenakan dianggap mampu memimpin lembaga internal dalam membangun sistem penjaminan mutu akademik di Politeknik LP3I Medan.

Dalam kata sambutan Direktur Politeknik LP3I Medan menyampaikan membangun budaya mutu membutuhkan pemimpin lembaga internal yang memiliki semangat, kebersamaan, dan keteguhan hati, serta kesabaran karena membangunnya perlu waktu, tidak bisa diwujudkan dalam waktu singkat. “Kepala Pusat Penjaminan Mutu (PPM) selayaknya dijabat oleh orang yang memiliki kualifikasi akademik yang bermutu dan memiliki prestasi”, ujar Syahril.

Lebih lanjut Direktur Politeknik LP3I Medan menyampaikan, membangun budaya mutu atau quality culture di perguruan tinggi perlu rencana dan tahapan yang jelas. “Tugas Kepala Pusat Penjaminan Mutu adalah membuat dokumen SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal-red) yang berisikan kegiatan sistemik penjaminan mutu di Politeknik LP3I Medan sehingga pengendaliaan dan peningkatan penyelenggaraan pendidikan terencana dan berkelanjutan”, harapnya.

Pada kesempatan terpisah, disaat AFNEWS.CO.ID menemui Dr Tasnim Lubis mengatakan bahwa jabatan ini merupakan amanah yang perlu ditunaikan dengan melakukan yang terbaik untuk Politeknik LP3I Medan. Lebih lanjut dia mengatakan ada beberapa langkah strategi terkait penjaminan mutu yang perlu dilakukan sesuai dengan visi dan misi kampus yang terletak di jalan Sei Serayu nomor 48D kota Medan ini.

“Dimulai dari langkah penetapan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan peningkatan dalam hal kebijakan, manual, standar yang dituangkan di dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI)”, ungkapnya.

Selanjutnya dia menjelaskan langkah berikutnya adalah, mengisi berbagai formulir yang didokumentasikan dalam dokumen SPMI. Langkah dan tahapan awal membangun budaya mutu melalui penerapan SPMI. “Tidak berhenti hanya pada menyusun dokumen SPMI belaka. Namun, justru penerapannya yang harus ditekankan dengan harapan hasilnya berdampak pada peningkatan budaya mutu pendidikan”, demikian Tasnim Lubis. (AF)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 949 kali

Baca Lainnya