ACEH

Selasa, 14 Mei 2019 - 11:51 WIB

1 minggu yang lalu

logo

Tim Monitoring Zona Integritas Kanwil Kemenkuham Aceh Datangi Imigrasi Langsa

AFNEWS.CO.ID Tim monitoring pembangunan Zona Integritas (ZI) dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkuham) Provinsi Aceh, pada Selasa (14/5/2019) pagi, mendatangi Imigrasi Kelas II TPI Kota Langsa. Kunjungan tim monitoring dibawah koordinir Kepala Divisi Keimigrasian Aceh ini untuk melakukan survey dan penilaian kelayakan Zona Integritas bagi Imigrasi Langsa.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa, Mirza Akbar mengatakan, bahwa Imigrasi Langsa merupakan salah satu dari enam Satuan Kerja (Satker) dibawah Kanwil Kemenkuham Aceh  yang mendapatkan pengusulan sebagai wilayah pembangunan Zona Integritas (ZI).

“Tujuan dari pengusulan Zona Integritas ini adalah untuk menuju Imigrasi sebagai Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) atau Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tahun 2019. Pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 52 Tahun 2014 Tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM di Lingkungan Instansi Pemerintah,” sebut Mirza.

Dijelaskannya, dalam kunjungannya tim monitoring melakukan survei mandiri Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Imigrasi Langsa terhadap responden serta melakukan tabulasi data hasil survei.

Lanjutnya, survei tersebut adalah salah satu komponen pengungkit yang menjadi tolak ukur keberhasilan pembangunan Zona Integritas. Komponen pengungkit ini berbobot 60 persen yang terdiri dari Manajemen Perubahan 5 persen, Penataan Tatalaksana 5 persen, Penataan Panajaman SDM 15 persen, Penguatan Akuntabilitas Kinerja 10 persen, Penguatan Pengawasan 15 persen dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik 10 persen.

“Sedangkan bobot 40 persen lainnya, merupakan komponen hasil yang diperoleh dari terwujudnya pemerintahan yang bersih dan bebas KKN serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Kantor Imigrasi Kelas II TPI Langsa bertekad untuk memperoleh predikat WBK/WBBM dengan terus berupaya melakukan perubahan, sehingga komponen pengungkit dan komponen hasil dapat dicapai, amin,” demikian Murza. (TIA)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 137 kali

Baca Lainnya