ACEH

Senin, 13 Mei 2019 - 18:49 WIB

3 bulan yang lalu

logo

Aliansi Pemuda Mahasiswa Langsa Tuntut Direksi dan Komisaris PTPN I Aceh Dicopot

AFNEWS.CO.ID Sedikitnya 200 an massa dari kelompok yang menamakan diri Aliansi Pemuda Mahasiswa Kota Langsa, Senin (13/5/2019), menggelar aksi demo di halaman Kantor Direksi PTPN I Aceh. Mereka menuntut jajaran Direksi dan Komisaris Perusahaan milik BUMN tersebut, agar dicopot karena dinilai telah mengabaikan kearifan lokal serta bertindak arogan.

Pada dasarnya, kedatangan massa Aliansi Pemuda Mahasiswa Langsa ini untuk mendapat penjelasan terkait sikap arogansi para petugas di Kantor Direksi PTPN I Aceh, ketika para pemuda dan mahasiswa tersebut datang pertama kali beberapa hari lalu tepatnya, Kamis (9/5/2019).

Saat itu, para Pemuda dan Mahasiswa mendapatkan perlakuan kasar dari petugas security PTPN I saat mereka ingin beraudiensi untuk membicarakan persoalan lahan Perusahaan itu yang sudah masuk dalam kawasan RTRW Kota Langsa.

Sementara dalam orasi yang disampaikan pada aksi demo tersebut,
Aliansi Pemuda Mahasiswa Kota Langsa menyebutkan, kedatangan mereka beberapa waktu lalu untuk melakukan audiensi dengan Dirut dan Direksi PTPN 1 telah gagal. Kemudian berlanjut dengan sikap arogansi yang dipertontonkan oleh  Karyawan PTPN I, hingga kemudian para Pemuda Mahasiswa Kota Langsa ini,  memutuskan untuk menurunkan massa.

Selain itu, aksi tersebut merupakan bagian dari  keprihatinan elemen yang mewakili OKP, ORMAS, LSM dan Mahasiswa di Kota Langsa dalam menyikapi terjadinya hubungan yang tidak harmonis antara PTPN I dan Pemerintah Kota Langsa, yang berimbas terhadap pembangunan daerah.

Kala itu pemuda mahasiswa berniat bertemu dengan pimpinan PTPN l untuk meminta klarifikasi atas sikap arogansi para karyawan tersebut.

Akan tetapi tujuan itu tidak mendapat tanggapan yang baik dari Dirut, Direksi, dan karyawan perusahaan dimaksud dan mereka lebih memilih tidak ingin bertemu dengan perwakilan pemuda mahasiswa.

Bahkan oknum karyawan PTPN l sempat melakukan provokasi terhadap pemuda mahasiswa, dan security perusahaan plat merah itu ikut  melakukan pengusiran paksa sehingga mengakibatkan sejumlah pemuda mahasiswa mendapat perlakuan tidak beretika yang dilakukan oleh PTPN l.

Bahkan saat itu sejumlah pemuda mahasiswa terkena pukulan – pukulan oleh security dan karyawan PTPN l dalam insiden yang terjadi beberapa hari lalu.

“Oleh karenanya, pada hari ini Senin 13 Mei 2019 kami kembali mendatangi ke lokasi perkantoran PTPN l guna untuk mengklarifikasi ulang ” sebut salah satu orator.

Pada kesempatan itu, Aliansi Pemuda Mahasiswa Kota Langsa juga turut membacakan petisinya, yaitu :

1. Copot Dirut, Direksi dan komisaris PTPN l Aceh

2. PTPN l Aceh mencabut Kasasi  di Mahkamah Agung terkait permasalahan lahan HGU untuk pengembangan RTRW kota Langsa

3. Menuntut permintaan maaf security, karyawan, Direksi, dan Dirut PTPN l yang dipublikasi di media atas tindakan arogansi terhadap pemuds mahasiswa

4. PTPN l Aceh wajib mengklarifikasi terkait pernyataan oknum karyawannya “mengapikan pembangunan RTH lota Langsa” yang viral di media sosial

5.Security, karyawan, Direksi, dan Dirut PTPN l Aceh wajib beritikad baik dan bersikap bijak untuk menerima elemen pemuda, mahasiswa, dan masyarakat, ketika hendak melakukan audiensi

6. PTPN l Aceh harus trasparan terkait penyaluran dana CSR dan pola plasma yang diperuntukkan bagi masyarakat sekitar perusahaan.(MIS/Red)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 413 kali

Baca Lainnya