KIP Aceh Kembali Berduka, Seorang Lagi Anggota PPS Meninggal Akibat Kelelahan Menjalankan Tugas – afnews.co.id

ACEH

Sabtu, 27 April 2019 - 14:44 WIB

2 tahun yang lalu

logo

KIP Aceh Kembali Berduka, Seorang Lagi Anggota PPS Meninggal Akibat Kelelahan Menjalankan Tugas

AFNEWS.CO.ID Komisi Independen Pemilihan (KIP) Provinsi Aceh kembali berduka. Kali ini, seorang lagi anggota PPS dari Kabupaten Aceh Selatan, meninggal dunia akibat kelelahan dalam menjalankan tugas sebagai penyelanggara Pemilu 2019 di tingkat Desa.

“Innalillahi wainnailaihi Raji’un. kami sangat merasa sedih dan duka mendalam atas musibah penyelenggara adhock di tingkat desa itu, yang meninggal dalam menjalankan tugasnya,” ujar Ketua Divisi Data dan Informasi KIP Aceh Agusni AH, Sabtu (27/4/2019), ditengah kesibukannya melakukan monitoring dan supervisi terhadap lima TPS yang sedang menyelenggarakan Pemungutan Suara Ulang (PSU), di Simeulue, pulau terluar dalam Provinsi Aceh.

Dikatakan, banyak syuhada pahlawan demokrasi dijemput ajalnya yang terus berguguran, kiranya mendapat tempat indah di sisiNya. Hendaknya semua kita menjadi ‘ikhtibar dan menyadari akan musibah ini lantaran terlalu lelah atas ikhtiar kami untuk menghasilkan pemilu 2019 menjadi lebih baik, transparan, kredibel, luber dan jurdil, ungkap Agusni.

Baca Juga :  Presiden ke-41 AS George HW Bush Meninggal Dunia

Dikatakannya, salah satu penyelenggara pemilu yang baru saja meninggal adalah anggota PPS desa Peulokan Kecamatan Labuhan Haji Barat Kabupaten Aceh Selatan Atas nama Muridah (perempuan), akibat faktor kelalahan dan yang bersangkutan dalam kondisi hamil.
“Semoga almarhumah mendapat tempat disis Allah SWT. Amin ya rabbal alamin” katanya.

Dengan bertambahnya anggota PPS yang meninggal dunia, berarti KIP Aceh sudah mencatat lima orang jajarannya menghadap ilahi disertai 100 lebih terpaksa dirawat intensif di Rumah Sakit.

Diketahui, Muridah merupakan salah seorang anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Peulokan, Kecamatan Labuhan Haji Barat, Aceh Selatan yang melaksanakan tugas siang malam dalam kondisi sedang hamil 8 bulan sejak hampir sepuluh hari terakhir, meninggal dunia pada Sabtu (27/4/2019) pagi.

Baca Juga :  Ini Dia 25 Calon Terpilih Anggota DPRK Langsa Periode 2019-2024

Sebelum meninggal, korban yang tiba-tiba jatuh sakit pada saat sedang melaksanakan tugas, sempat dirawat di Puskesmas Labuhan Haji Barat sejak dua hari lalu. Karena kondisi fisiknya makin menurun, korban dirujuk ke RSUD Teuku Pekan (RS Korea) Blang Pidie, Aceh Barat Daya (Abdya).
Dokter yang menangani korban, terpaksa harus mengambil keputusan melakukan operasi karena melihat kondisi fisik korban sudah cukup lemas. Sehingga bayi dalam kandungan berhasil diselamatkan. Sementara korban menghembuskan napas terakhirnya di RSUD Blang Pidie.

“Muridah merupakan penyelenggara pemilu kelima yang menjadi korban tragisnya Pemilu serentak tahun 2019 di provinsi Aceh,” demikian Agusni AH.(Red AF)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya