Mantan GAM Ancam Angkat Senjata: Jika KPK Tak Bebaskan Irwandi Yusuf – afnews.co.id

ACEH

Minggu, 15 Juli 2018 - 15:08 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Mantan GAM Ancam Angkat Senjata: Jika KPK Tak Bebaskan Irwandi Yusuf

Sufaini Usman Syekhy

AFNEWS.CO.ID – Sejumlah petinggi dan mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), mengancam akan mengangkat senjata jika Gubernur Aceh Non Aktif Irwandi Yusuf tidak segera dibebaskan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia.

Mantan Juru Bicara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Australia, Sufaini Usman Syekhy kepada Wartawan, Minggu (15/7), mengatakan penangkapan terhadap Gubernur Irwandi Yusuf oleh KPK adalah tindakan kesewenangan hukum dan telah merusak perdamaian antara Pemerintah RI-GAM.

Apalagi, penangkapan Irwandi Yusuf dinilai tidak beradab setelah diangkut dengan baracuda, dan KPK juga dianggap telah melakukan suatu kejanggalan yang arogan dengan melakukan OTT (Operasi Tangkap Tangan) tanpa bukti yang cukup.

“OTT yang dilakukan KPK hanya modus saja karena saat itu tidak ada bukti bersama Irwandi Yusuf,” kata Syekh.

Dikatakannya, KPK telah melakukan satu hal yang berpotensi melahirkan konflik baru di Aceh.

“Saya berulang kali mengatakan, KPK telah melakukan sesuatu yang berpotensi konflik, maka saya harap presiden (Presiden Republik Indoensia-red) mengambil sikap dengan melakukan intervensi atas persoalan ini,” ujarnya.

Dalam hal ini, pihaknya menuntut KPK segera membebaskan Irwandi Yusuf tanpa syarat. Jika tidak direspon, kata Syekhi, pihaknya mengaku khawatir dengan perdamaian Aceh.

“Bila konflik kembali terjadi di Aceh, saya khawatir perdamaian tidak akan ada lagi,” demikian ujar syekh.

Sementara itu, Forum Komunikasi Anak Bangsa (Forkab) yang terdiri dari mantan GAM juga menyampaikan hal senada.

Ketua Forkab Polem Muda Ahmad Yani, mengatakan, dalam waktu beberapa hari kedepan, pihaknya akan mengerakkan masa ke Banda Aceh untuk berunjuk rasa meminta Irwandi dibebaskan.

“Kalau memang ini tidak direspon oleh Pemerintah Pusat maka saya akan menjadi orang pertama yang akan melakukan gerakan paling dahsyat di Aceh,” ancamnya. (Red AF)

Artikel ini telah dibaca 214 kali

Baca Lainnya