EKBIS

Rabu, 25 Juli 2018 - 13:59 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Faktor Ekonomi Melambat, Pedagang Pidie Mengeluh

AFNEWS.CO.ID – Sejumlah pedagang di Pidie dikabarkan mulai mengeluh karena daya beli masyarakat menurun drastis. Mereka mengatakan selama akhir pekan perdagangan mereka mengalami kemacetan.

“Tidak ada penjualan, pelaris saja belum dan penjualannya kurang target,” ujar Nurdin seorang pengusaha kedai kelotong, Rabu (25/7).

Tidak hanya itu, akibat kurangnya peredaran uang ditengah masyarakat, imbas besar juga memengaruhi pasar-pasar tradisional yang ada di seputaran Pidie. Bahkan jalur perekonomian yang kurang memadai menyentak sampai ke para petani cabai, mereka juga merasa dirugikan.

“Harga cabai sudah bergantung di Gunung Sinabung. Kalau Gunung Sinabung meletus baru harga cabai mahal kembali,” ungkap Nas.

Ada pun pengaruh lainnya yang membuat sektor ekonomi di Pidie melambat adalah kebanyakan dari pengusaha bergantung terhadap kredit. “Banyak yang nyetor kredit,” ujar salah seorang teller salah satu Bank bernama Nyak Cut.

Kemungkinan besar seiring potensi ekonomi yang melemah disebabkan daya serap anggaran yang menipis, dan dapat dipastikan minimnya kesejahteraan di ruang lingkup masyarakat Kabupaten Pidie.

Seorang pengusaha muda bernama Iksan, berharap agar Pemerintah Kabupaten Pidie harus mengambil kebijakan yang tepat agar peredaran uang tetap berada di daerah. “Jangan ke Medan semua setorannya,” pungkas Iksan. (C-1)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 367 kali

Baca Lainnya