POLITIK

Minggu, 1 Juli 2018 - 10:14 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Caleg 2019 di Aceh Tak Perlu Ikut Uji Baca Alquran

 

AFNEWS.CO.ID – Seluruh Calon Legislatif (Caleg) peserta Pemilu 2019 di Aceh, dipastikan tidak perlu lagi mengikuti Uji Baca Alquran sebagai salah satu persyaratan Caleg. Hal ini terjadi jika penyelenggara Pemilu di Aceh menggunakan UU No 7 tahun 2017 dan otentifikasi PKPU No 20 tahun 2018 sebagai dasar hukum. Karena didalam regulasi tersebut tidak ditemukan Petunjuk Teknis (Juknis) tentang uji baca Alquran sebagai salah satu persyaratan Caleg di Aceh.

Berdasarkan amatan AFNEWS.CO.ID, hampir seluruh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten/Kota sebagai penyelenggara Pemilu 2019 di Aceh, telah memasukkan satu item poin tentang Persyaratan Caleg yaitu Calon harus menjalankan Syariat Islam secara Kaffah dan Uji Mampu Baca Alquran. Seharusnya jika merujuk pada regulasi yang berlaku secara nasional itu, KIP Aceh dan KIP Kabupaten/Kota tidak boleh serta merta memasukkan item Uji Mampu Baca Alquran dalam persyaratan Caleg di Aceh. Karena, hal itu tidak diatur dalam PKPU dan UU No 7 tahun 2017.

Jika tetap dilaksanakan, maka patut di pertanyakan mana Petunjuk Teknis (Juknis) Pelaksanaanya. Selama ini KIP Aceh dan KIP Kabupaten/Kota di Aceh diduga telah melakukan penafsiran sendiri-sendiri tentang persyaratan Caleg dengan memasukkan item Uji Mampu Baca Alquran. Padahal, item tersebut sama sekali tidak diatur dalam otentifikasi PKPU No 20 tahun 2017 dan UU No 7 Tahun 2017 yang berlaku secara nasional.

Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Timur Iskandar A Gani kepada AFNEWS.CO.ID, Minggu (1/7), mengaku masih ragu-ragu dalam mengeluarkan pengumuman persyaratan Caleg di wilayah kerja nya. Hal ini disebabkan masih belum jelasnya penggunaan regulasi Pemilu 2019 di Aceh.

“Saya masih bingung karena satu sisi di Aceh ada regulasi khusus yang mengatur setiap Caleg wajib Uji Mampu Baca Alquran sebagai bagian dari persyaratan. Namun di sisi lain regulasi baru yang diterapkan oleh KPU RI secara Nasional termasuk di Aceh, tidak mengatur tentang itu,” ujar Iskandar.

Meski demikian, Iskandar A Gani mengatakan pihaknya akan tetap berpedoman pada UU No 7 tahun 2017 dan otentifikasi PKPU NO 20 TAHUN 2018 sebagai regulasi pelaksanaan Pemilu 2018 di Aceh. “Jadi ini bisa saja nanti tidak ada lagi Uji Baca Alquran sebagai persyaratan Caleg di Aceh Timur,” demikian kata Iskandar A Gani. (ZAL)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 545 kali

Baca Lainnya