Rp 74 Juta Anggaran Pilkades Gampong Jawa Langsa, Hasilnya Amburadul – afnews.co.id

POLITIK

Rabu, 23 Mei 2018 - 17:12 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Rp 74 Juta Anggaran Pilkades Gampong Jawa Langsa, Hasilnya Amburadul

AFNEWS.CO.ID – Sedikitnya Rp 71 Juta dana bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG) ditambah bantuan Pemko Langsa sebesar Rp 3 juta yang dialokasikan untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Gampong Jawa Kecamatan Langsa Kota, ternyata hasilnya tidak maksimal dan terkesan amburadul. Seluruh tahapan Pemilihan Geuchik Gampong tersebut, dikabarkan sangat buruk dan hasilnya mengundang konflik.

Padahal, jika dibandingkan dengan Gampong lain yang juga telah melaksanakan Pemilihan Geuchik, alokasi dana yang digunakan oleh P2G Gampong Jawa relatif lebih tinggi.

Keterangan yang diperoleh AFNEWS.CO.ID dari beberapa sumber di kalangan masyarakat Gampong Jawa Langsa, dapat disimpulkan bahwa kinerja Panitia Pemilihan Geuchik (P2G) Gampong itu sangat tidak kredibel dengan kualitas yang rendah. Sehingga, meskipun telah menggunakan anggaran Pemilihan Geuchik yang relatif lebih tinggi dibandingkan Gampong lain, tapi hasilnya “berantakan“.

Sebagai contoh, Daftar pemilih Gampong Jawa Langsa berdasarkan P2G didapat dari Panitia Pencatat Pemilih (P2P) yang biasa diperankan oleh Kepala Dusun (Kadus) adalah sebanyak 5.320. Tapi dalam Daftar pemilih berdasarkan KIP Kota Langsa adalah sebanyak 7.914 pemilih. Perbedaan selisih jumlah pemilih ini, menunjukkan kualitas kinerja P2G diragukan dan terkesan asal jadi.

Tak hanya itu, berbagai dugaan penyimpangan dalam setiap proses tahapan pemilihan Geuchik ini, telah mengundang salah satu Calon Geuchik setempat untuk menolak hasil pemilihan sekaligus mengajukan sanggahan. Tak main-main, jika sanggahan yang telah disampaikan oleh Calon Geuchik Gampong Jawa Nomor Urut 3 atas nama T.Fadli ini tidak mendapat respon yang positif oleh P2G, maka dipastikan persoalan tersebut bakal merambah ke ranah hukum.

Ketua Panitia Pemilihan Geuchik (P2G) Gampong Jawa Langsa Herdian yang ingin didapat keterangan terkait penggunaan anggaran pemilihan Geuchik dan dugaan penyimpangan setiap proses tahapan Pemilihan, Rabu (23/5), tidak berhasil ditemui. Hingga berita ini ditayang, belum berhasil diperoleh konfirmasi serta klarifikasi dari yang bersangkutan. (Red AF)

Artikel ini telah dibaca 85 kali

Baca Lainnya