POLITIK

Senin, 14 Mei 2018 - 04:31 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Lagi.., Calon Geuchik Meurandeh Dayah Langsa Tolak Hasil Perhitungan Suara

AFNEWS.CO.ID – setelah sebelumnya Calon Geuchik (Kepala Desa) Gampong Jawa Kecamatan Langsa Kota menolak hasil Pemilihan, kini Calon Geuchik Meurandeh Dayah Kecamatan Langsa Lama ikut menolak hasil perhitungan suara yang di lakukan oleh P2G  pada pemilihan Geuchik secara langsung yang diadakan, Rabu (9/4).

Calon Geuchik Meurandeh Dayah, Zakaria,  melalui pers releasenya yang diterima AFNEWS.CO.ID, Senin (14/5 ), mengungkapkan Pemilihan Geuchik yang terjadi di Gampong Meurandeh Dayah tersebut sarat kecurangan. Ini terlihat saat proses penentuan sah/tidak sahnya surat suara tidak mengacu pada aturan yang ada.
Hal ini mengakibatkan kerugian  bagi kami sebagian calon Geuchik.

“Apalagi, banyak surat suara yang tidak sah itu yang memilih kami,” ujar Zakaria.

Dikatakannya, Dalam pemilihan banyak surat suara yang dicoblos tembus oleh pemilih dinyatakan TIDAK SAH oleh petugas perhitungan suara yang ada di tempat pemungutan suara. Ditambahkanya, P2G atau panitia pemungutan suara idealnya memberikan penjelasan dan informasi kepada masyarakat pemilih tentang alasan bahwa surat suara yang di coblos oleh pemilih dengan hasil coblos tembus di nyatakan tidak sah sedangkan jelas terlihat hasil coblos tembus pada surat suara itu simetris.

Akibat dari kecurangan yang dilakukan oleh panitia perhitungan suara tersebut banyak masyarakat pemilih yang memberikan hak pilihnya dan hak pilihnya tidak mempunyai nilai atau lebih dikenal dengan istilah one man one vote one value.

Untuk itu kami selaku calon geuchik merasa keberatan terhadap hasil perolehan suara yang sudah di tetaplan oleh panitia perhitungan suara di Gampong Meurandeh dayah dan meminta kepada Walikota Langsa untuk melakukan perhitungan suara ulang di Gampong Meurandeh dayah.

“Kami berharap Walikota Langsa dapat meninjau kembali hasil perhitungan suara yang telah di tetapkan oleh P2G  agar proses Pilsung Geuchik Meurandeh Dayah mendapat legitimasi dari masyarakat”, imbuhnya. (ZAL)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 455 kali

Baca Lainnya