NASIONAL

Sabtu, 28 April 2018 - 15:31 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Aceh Legal Consult kembali PTUN-Kan Ketua KPU RI

AFNEWS.CO.ID – Aceh Legal Consult (ALC) selaku Kuasa Hukum Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Timur, kembali mengajukan gugatan terhadap Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI), ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dii Jakarta.

Kali ini, Tim Kuasa Hukum Aceh Legal Consult yang terdiri dari Muslim A Gani SH, H.Hasan Basri SH.MH dan Dian Yuliani SH, mengajukan gugatan ke PTUN terkait kekeliruan penerbitan Surat Keputusan (SK) Ketua KPU RI No.58/2016, tentang masa kerja Anggota Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Timur Periode 2013 – 2018.

Direktur Eksekutif Aceh Legal Consult (ALC) Muslim A Gani SH kepada AFNEWS.CO.ID, Sabtu (28/4), mengatakan, Kekeliruan SK yang diterbitkan oleh KPU Pusat yaitu dimana Ketua KPU Pusat sebelumnya telah mengeluarkan SK pengangkatan Komisioner KIP Aceh Timur untuk Periode 2013-2018.
Namun Komisioner KIP Aceh Timur dibawah pimpinan Iskandar A Gani dkk baru menerima SK pengangkatan dan diambil sumpah pada tahun 2016, kata Muslim A Gani.

Seharusnya, lanjut Muslim, SK KIP Aceh Timur atas nama Iskandar A Gani dkk berakhir pada tahun 2021, karena yang bersangkutan diambil sumpah pada tahun 2016 . Hal ini sesuai dengan UU No.11 Tahun 2006 Tentang Pemerintah Aceh dan Qanun Aceh No 6 Tahun 2016 tentang masa kerja anggota KIP 5 (lima) tahun sejak diambil sumpah.

“Sedangkan SK Ketua KPU RI untuk KIP Aceh Timur berakhir sampai Desember 2018. Artinya KIP Aceh Timur yang sah, hanya menjabat selama 2 tahun . Ini Gila dan tidak bener,” ujar Muslim.

Atas dasar tersebut Muslim A Gani mengatakan pihaknya telah mengajukan gugatan. Awalnya gugatan diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

“Setelah mendapat kepastian hukum dari keputusan Pengadilan Jakarta Pusat pada bulan Februari 2018 yang lalu, barulah kita mengajukan kembali gugatan ke PTUN dengan mempertimbangkan rentang waktu 90 hari”, katanya.

Dikatakan, gugatan Komisioner KIP Aceh Timur atas nama Iskandar A Gani dkk saat ini telah terdaftar dengan Nomor Registrasi Perkara 88/G/2018/PTUN -JKT, dan pada hari Rabu pekan ini sudah memasuki agenda Pemeriksaan Persiapan.

Pada bagian lain Muslim A Gani mengatakan bahwa KIP Aceh Timur berakhir pada bulan Desember 2018. Namun karena tahapan Pemilu sudah memasuki penetapan nama calon, maka menurut Pasal 58 ayat 1 Qanun No 6 Tahun 2016 Tentang Penyelenggara Pemilihan Umum dan Pemilihan di Aceh, Anggota Komisi Independen Pemilihan (KIP) harus diperpanjang dan menyelesaikan semua tahapan dan agenda Pemilu.

Dalam hal ini KIP Aceh Timur tidak boleh meninggalkan Kantor, karena dikhawatirkan akan terganggu penyelenggaraan Pemilu.

“Ini Penting dan harus dijaga oleh anggota KIP karena kita pilih Presiden. Kalau pilih Kepala Daerah saya pikir tak begitu penting. Tapi ini pilih Presiden dan kami berharap anggota KIP dapat menyelesaikan semua tahapan dengan perpanjangan masa kerja sesuai dengan ketentuan Pasal 58 ayat 1 Qanun No 6 Tahun 2016,” ujar Muslim.

Di samping itu, Komisioner KIP Aceh Timur juga sedang melakukan Upaya Hukum terhadap kekeliruan SK yang diterbitkan oleh KPU Pusat, melalui Pengadilan Tata Usaha Jakarta, dan kami yakin akan menang demikian Muslim A Gani.(ZAL)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 367 kali

Baca Lainnya