ACEH

Kamis, 29 Maret 2018 - 07:36 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Puluhan Warga Sidorejo Demo DPRK Langsa Soal Tapal Batas

AFNEWS.CO.ID – Puluhan warga Gampong Sidorejo Kecamatan Langsa Lama, Kamis (29/3), melakukan aksi demo ke gedung DPRK Langsa terkait sengketa tapal batas antara Gampong Teungoh Kecamatan Langsa Kota dengan Gampong Sidorejo Kecamatan Langsa Lama.

Keterangan yang diperoleh Wartawan, Puluhan warga Gampong Sidorejo tersebut mendatangi Gedung DPRK Langsa sekitar pukul 09.45 Wib dengan menggunakan tiga unit mobil pick up dan dikawal oleh personil Polres Langsa. So Gedung Dewan, para pengunjuk rasa diterima oleh Ketua DPRK Langsa, Burhansyah didampingi anggota, Ir Joni, Mukhlis, Zulkifli, Maimul Mahdi dan Syamsuri.


Dihadapan para anggota Dewan, para pendemo mulai melakukan orasi. Koordinator Lapangan, Syafrudin alias Doles, menyampaikan, bahwa kedatangan mereka untuk mengadu ke Dewan karena sebagian dari mereka tidak lagi diakui sebagai warga Sidorejo. Sementara, KTP dan Kartu Keluarga (KK) masih tertulis atas nama Gampong Sidorejo, meskipun tanah yang menjadi tempat tinggal mereka adalah milik Gampong Teungoh. Usai menyampaikan orasi singkat selanjutnya delegasi pengunjukrasa berdialog dengan anggota DPRK Langsa di ruang Komisi I guna mencari jalan keluar atas persoalan dimaksud.

Dihadapan anggota DPRK Langsa, Doles, menceritakan, bahwa, awal mulanya mereka mengetahui tidak diakuinya oleh Pemerintah Gampong Sidorejo, di saat salah seorang warga hendak mengurus pernikahan. Dimana, saat itu dikatakan oleh salah seorang perangkat Gampong Sidorejo, bahwa administrasinya tidak bisa diurus karena bukan lagi sebagai warga Sidorejo.


Mendengar hal tersebut, kata Doles lagi, masyarakat telah mengadakan pertemuan dengan pihak perangkat Gampong Sidorejo, tapi tidak ada kepastian, sehingga kami datang ke DPRK Langsa ini untuk membantu menyelesaikan persoalan tapal batas yang tak kunjung selesai.

“Kami minta diakui sebagai warga Gampong Sidorejo, meskipun tanah yang kami tempati statusnya milik Gampong Teungoh,” tegas Doles dihadapan anggota dewan.

Setelah mendengar penjelasan itu, pimpinan rapat yang juga Ketua Komisi I DPRK Langsa, Maimul Mahdi, menyampaikan, pihaknya akan memanggil perangkat Gampong Teungoh dan Gampong Sidorejo serta pihak terkait lainnya, untuk duduk bersama menyelesaikan persoalan ini.

Bahkan, nanti pihaknya akan turun langsung ke lapangan untuk melihat langsung kondisi tapal batas, sehingga persoalan ini bisa diselesaikan dengan baik sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

Hal senada juga dikatakan Ketua DPRK Langsa, Burhansyah dan Ir Joni. Dikatakan mereka, bahwa DPRK Langsa akan segera menyelesaikan persoalan ini secepatnya dan diminta kepada warga untuk mempercayakan persoalan ini kepada dewan.

Kabag Pemerintahan Pemko Langsa, Chairul Ikhsan, pada kesempatan tersebut, menuturkan, bahwa sejak berdirinya Kota Langsa, seluruh gampong belum menyelesaikan tapal batas. Namun, terkait tapal batas antara Gampong Teungoh dengan Gampong Sidorejo, pernah dilakukan pertemuan antara kedua belah pihak.
Namun demikian, nanti akan kita lihat dan tinjau kembali terkait tapal batas tersebut.

Setelah mendengarkan penjelasan-penjelasan tersebut, akhirnya, sekitar pukul 11.00 WIB, puluhan warga Sidorejo meninggalkan gedung DPRK Langsa dan kembali ke rumahnya masing-masing. (ZAL)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 397 kali

Baca Lainnya