ACEH

Kamis, 15 Maret 2018 - 08:46 WIB

2 tahun yang lalu

logo

BNN Kota Langsa: Kearifan Lokal merupakan Benteng dalam Mencegah dan Memberantas Narkoba

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Langsa AKBP Navri Yuleny disela-sela memantau kegiatan tes urine sebagai langkah awal untuk menyatakan diri “perang” melawan narkoba

AFNEWS.CO.ID – Kearifan Lokal merupakan benteng masyarakat yang memiliki peranan penting dalam upaya mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba di Aceh khususnya di Kota Langsa. Hal ini diungkapkan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Langsa AKBP Navri Yuleny saat memberikan materi dalam acara Diseminasi Informasi P4GN Forum Komunikasi Anti Narkoba Berbasis Media Online Provinsi Bagi Netizen, yang berlangsung Kamis (15/3), di Ruang Pertemuan Dapu Kupi Kota Langsa.

Acara yang diikuti oleh puluhan wartawan media online produktif di Kota Langsa ini mengambil tema “Peran Awak Media, Netizen/Blogger, Sebagai Endorser Yang Menggiring Opini Masyarakat Untuk Menolak Narkoba”.

Pada kesempatan tersebut, AKBP Navri mengatakan perlunya kearifan lokal sebagai upaya untuk mencegah dan memberantas narkoba, dikarenakan kearifan lokal merupakan bagian dari budaya suatu masyarakat yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah masyarakat itu sendiri.

Suatu pengetahuan yang ditemukan oleh masyarakat lokal tertentu melalui kumpulan pengalaman dalam mencoba dan diintegrasikan dengan pemahaman terhadap budaya dan keadaan alam suatu tempat. Tentunya, kearifan lokal suatu daerah pasti berbeda dengan daerah lainnya sesuai dengan tatanan sejarah, agama, dan budaya yang mengakar pada daerah tersebut.

Dilanjutkan AKBP Navri, dalam konteks ini budaya Aceh sangat kental berlandaskan nilai-nilai islami dan menjunjung tinggi adat istiadat, meskipun Islam telah berkembang dan maju di Aceh namun terdapat beberapa budaya dan kepercayaan tradisional yang masih dilestarikan dilingkungan masyarakat Aceh. “Melalui pendekatan kearifan lokal ini diyakini akan memberikan dampak positif dalam proses pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” kata Navri.

Karenanya, Navri berharap pasca kegiatan diseminasi ini, para peserta yang terdiri dari wartawan media online produktif di Kota Langsa, mampu berperan lebih aktif dalam menggiring opini publik tentang bahaya penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba. “Peran wartawan media online, netizen/blogger, sangat penting di era digital sekarang ini guna menggiring opini agar masyarakat secara sadar dan penuh tanggungjawab dapat menolak narkoba,” demikian AKBP Navri Yuleny.

Sementara disela-sela kegiatan tersebut, puluhan wartawan, netizen/blogger ikut melakukan tes urine sebagai langkah awal untuk menyatakan diri “perang” melawan narkoba. (ZAL)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 415 kali

Baca Lainnya