ACEH

Kamis, 8 Maret 2018 - 04:46 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Adi Maros: Azhari Cage “Penyakit” dalam APBA 2018

Abd Hadi Abidin yang biasa disapa Adi Maros

AFNEWS.CO.ID – Direktur Eksekutif Aceh Human Foundation (AHF) Abd Hadi Abidin menilai penyebab terhambatnya pembahasan serta pengesahan APBA 2018 selama ini dikarenakan adanya sebuah “penyakit” di gedung Dewan. “Penyakit” tersebut adalah sosok Azhari Cage anggota DPRA yang selama ini sepertinya ikut berperan aktif menghambat APBA 2018.

“Azhari Cage adalah biang kerok terhambatnya pelaksanaan APBA 2018. Dulu dia tantang Gubernur untuk Pergubkan APBA, sekarang begitu APBA akan di-Pergub-kan, Azhari Cage mau gugat Gubernur. Apa sih maunya dia. Apa gak bisa berpikir sedikitpun untuk kepentingan rakyat banyak,” demikian diungkapkan Abd Hadi Abidin yang biasa disapa Adi Maros, Kamis (8/3).

Dikatakannya, semakin lama APBA 2018 dilaksanakan maka akan semakin terpuruk kehidupan rakyat. Ini dikarenakan ketergantungan ekonomi rakyat Aceh dari sumber dana APBA sangat tinggi. Sementara kalangan Dewan yang merupakan wakil rakyat seharusnya menyadari hal itu dan mestinya berusaha dengan segala kemampuan SDM yang ada untuk memuluskan dan mempercepat dilaksanakannya APBA 2018 guna memperbaiki nasib hidup rakyat banyak. Tapi anehnya, fakta terbalik terjadi di gedung dewan. Anggota DPRA bernama Azhari Cage justeru terkesan sebagai “penyakit” dalam APBA 2018.

“Kita tidak tau kepentingan dia yang mana yang tidak terakomodir dalam APBA 2018, sehingga yang bersangkutan terkesan menghambat pelaksanaan APBA tersebut,” kata Adi Maros.

Karenanya, Adi Maros meminta Gubernur Aceh Irwandi Yusuf untuk segera menjalankan APBA 2018 jika nanti sudah keluar Pergubnya. Sehingga rakyat Aceh bisa merasakan manfaatnya.

Terkait anggota DPRA Azhari Cage yang mewacanakan akan menggugat Gubernur jika Pergub APBA 2018 keluar, Adi Maros mengatakan silahkan saja Azhari Cage mengajukan gugatannya, tapi pelaksanaan APBA 2018 pasca di-Pergub-kan tidak bisa dihentikan. Apalagi, terbitnya Pergub sudah melalui berbagai proses yang panjang dan Pergub juga dibenarkan oleh peraturan dan perundang-undangan.

“Sebuah penyakit memang akan terus menjalar untuk merusak seluruh jaringan tubuh. Tapi jangan lupa, tak ada penyakit yang tak ada obatnya. Saya yakin Gubernur Irwandi sudah punya “anti biotik” untuk menghentikan menjalarnya penyakit itu. Sehingga APBA 2018 bisa mulus untuk dilaksanakan,” demikian diilustrasikan Adi Maros. (ZAL)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 854 kali

Baca Lainnya