ACEH

Minggu, 4 Februari 2018 - 20:14 WIB

1 tahun yang lalu

logo

Proyek Embung Rp 4,53 Milyar Tak Selesai, Sawah Warga Julok Aceh Timur Kering Kerontang

AFNEWS.CO.ID – Tidak selesainya proyek pembangunan Embung senilai Rp 4,53 Milyar sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, ternyata berdampak buruk terhadap sektor pertanian warga di kawasan Kecamatan Julok Aceh Timur. Sawah warga disekitar lokasi proyek menjadi kering kerontang, akibat belum berfungsinya Embung tersebut. Hal ini dikhawatirkan akan membuat para petani gagal panen dan menurunkan tingkat kesejahteraan para petani.

Koordinator Masyarakat Lingkar Proyek pembangunan Embung di Dusun Paya Pua Kecamatan Julok Aceh Timur Musnaini Husen, Senin (5/2), mengatakan, saat ini kondisi sawah warga dikawasan Julok Aceh Timur sudah mengalami kekeringan. Bahkan beberapa areal lahan sawah yang telah ditanami padi, terlihat sudah retak akibat kekurangan air. Sementara keberadaan proyek Embung senilai Rp 4,53 Milyar yang sangat diharapkan oleh masyarakat, hingga kini belum selesai dikerjakan oleh kontraktor pelaksana.

Padahal para petani sangat menggantungkan harapan pada Embung tersebut guna mengairi sawah mereka terutama saat musim kemarau seperti sekarang ini.

“Kami minta segera selesaikan proyek ini, sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Apalagi musim hujan sudah berlalu dan lihatlah sawah warga sudah retak karena kekeringan,” ucap Musnaini Husen.

Dikatakannya, kebutuhan sumur bor sesuai perencanaan dalam paket pekerjaan Embung itu harus segera dibuat karena sangat penting untuk menjaga kebutuhan jumlah air dalam Embung di musim kemarau.

“Intinya kita meminta agar proyek pembangunan Embung yang bersumber dari dana Otsus tahun 2017 itu agar secepatnya diselesaikan. Jika tidak, maka para petani akan menderita kerugian akibat gagal panen,” katanya.

Selain itu, menyangkut tidak selesainya pekerjaan proyek Embung sesuai waktu yang telah ditentukan yaitu mati kontrak tanggal 31 Desember 2017, Musnaini mengatakan Dinas PU Aceh Timur agar dapat memberikan klarifikasi soal adendum proyek tersebut apakah sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat atau tidak. Sehingga, proyek Embung senilai Rp 4,53 Milyar itu tidak sia-sia dan benar-benar bermanfaat untuk rakyat, demikian dikatakan Musnaini Husen yang juga alumni IPB (Institut Pertanian Bogor).

Dilain pihak, kontraktor pelaksana proyek Embung Rp 4,53 Milyar Sulaiman alias toke Leman, mengatakan pihaknya terus bekerja keras untuk menyelesaikan proyek tersebut secepat mungkin. “Kami mohon masyarakat bersabar dan beri kesempatan pada kami untuk bisa menyelesaikan pekerjaan ini dalam waktu yang sesingkat-singkatnya,” ujar Toke Leman. (ZAL)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 151 kali

Baca Lainnya