HUKUM

Jumat, 16 Februari 2018 - 08:04 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Kejati Aceh Harus Usut Tuntas Dugaan Korupsi Proyek Pembangunan Jalan Rp 13,82 Milyar di Tamiang

Ilustrasi

AFNEWS.CO.ID – Guna mengembalikan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Aceh terutama menyangkut pemberantasan korupsi, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh dituntut untuk mampu mengusut secara tuntas kasus dugaan korupsi pembangunan jalan di Aceh Tamiang senilai Rp 13,82 Milyar. Apalagi, pasca dipanggilnya mantan Kabid Bina Marga Dinas PU Aceh Tamiang Fahruddin ST oleh pihak Kejaksaan Tinggi Aceh beberapa hari lalu, kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan Kp Bandung-Kp Paya Ketenggar Aceh Tamiang senilai Rp 13,82 Milyar ini semakin mengundang perhatian publik. Banyak pihak menaruh harapan besar terhadap Kejati Aceh, agar bisa mengusut tuntas kasus tersebut dan tidak macet di tengah jalan.

Berbagai elemen masyarakat Aceh Tamiang yang enggan disebutkan namanya kepada AFNEWS.CO.ID, Jumat (16/6), menyatakan pihaknya memberi apresiasi yang tinggi terhadap Kejati Aceh yang sudah mulai memproses dugaan korupsi pembangunan jalan Kp Bandung – Kp Paya Ketenggar. Namun diharapkan proses hukum yang sedang dilaksanakan oleh pihak Kejati hendaknya tidak macet di tengah jalan.

“Publik sedang menunggu kasus ini untuk bisa diusut secara tuntas. Kami percaya Kejati Aceh mampu melakukannya. Apalagi Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Chairul Amir punya komitmen yang kuat untuk menjalankan tugas dan fungsinya secara baik dan benar. Kalau ada oknum di Kejati Aceh yang melakukan penyimpangan harus segera dihentikan. Ini demi mengembalikan kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum di Aceh,” ujar masyarakat Aceh Tamiang.

Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh melalui suratnya Nomor : B-21/N.1.5/Fd.1/02/2018 tanggal 8 Februari 2018, memanggil Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PU Aceh Tamiang tahun 2017 yaitu Fahruddin ST, untuk dimintai keterangannya terkait dugaan korupsi dan kolusi proyek lanjutan pembangunan jalan yang menghubungkan Kp Bandung – Kp Paya Ketenggar Aceh Tamiang senilai Rp 13,82 Milyar.

Dalam surat panggilan yang ditandatangani oleh Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Aceh T.Rahmadsyah ini, disebutkan bahwa Fahruddin ST diminta untuk datang menghadap Kasi Penyidikan Kejati Aceh pada Selasa, (13/2), pukul 09.00 Wib di ruangan Penyidik.

Dalam hal ini Fahruddin akan dimintai keterangannya oleh penyidik dan juga diminta agar yang bersangkutan membawa berkas serta dokumen-dokumen penting. Dokumen yang dimaksud adalah dokumen terkait dugaan korupsi proyek lanjutan pembangunan jalan Kp Bandung-Kp Paya Ketenggar Aceh Tamiang senilai Rp 13,82 Milyar. ” Panggilan terhadap Fahruddin adalah berdasarkan surat perintah penyelidikan yang dikeluarkan Kajati Aceh, ” tulis T.Rahmatsyah.

Sementara itu, menurut informasi, selain mantan Kabid Bina Marga Dinas PU Aceh Tamiang, Kejati Aceh kemungkinan akan memanggil beberapa orang lainnya untuk diperiksa terkait dugaan korupsi Pembangunan Jalan Kp Bandung- Kp Paya Ketenggar Rp 13,82 Milyar itu. (ZAL)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 292 kali

Baca Lainnya