ACEH

Minggu, 25 Februari 2018 - 07:06 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Adi Maros: Tangkap Kepala Dinas Kesehatan Aceh Timur

Direktur Eksekutif Aceh Human Foundation (AHF), Abd Hadi Abidin yang akrab disapa Adi Maros

AFNEWS.CO.ID – Aparat penegak hukum diminta untuk segera menangkap Kepala Dinas Kesehatan Aceh Timur karena diduga telah menggelapkan gaji 436 Bidan PTT Aceh Timur selama hampir satu tahun, serta dugaan korupsi lainnya. “Saya kira bukti awal sudah cukup untuk dilakukan penangkapan terhadap Kadis Kesehatan Aceh Timur, guna memudahkan pengusutan dugaan korupsi di Dinas tersebut”, demikian diungkapkan Direktur Eksekutif Aceh Human Foundation (AHF) Abd Hadi Abidin, Minggu (25/2).

Dikatakannya, keluhan para bidan PTT di Aceh Timur yang hampir setahun tidak menerima gaji sangat lah memilukan. Apalagi, mereka (bidan PTT) telah berkerja di berbagai pelosok terpencil guna melakasanakan tugas mulia membantu orang bersalin. Seharusnya Pemkab Aceh Timur Cq Dinas Kesehatan segara membayar gaji mereka sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Janganlah sampai ke gaji bidan PTT pun di ‘olah‘ uangnya. Ini kan sama saja menzalimi orang lain,” ujar Abd Hadi Abidin yang akrab disapa Adi Maros.

Karenanya, Adi Maros meminta pihak penegak hukum agar segera menangkap Kadis Kesehatan Aceh Timur guna memudahkan pengusutan kasus tersebut secara tuntas, Sehingga budaya korup dilingkungan Pemkab Aceh Timur yang sudah seperti mengakar ini, bisa berkurang serta tidak ada lagi orang yang terzalimi akibat dari perbuatan melawan hukum di Aceh Timur ini, demikian Abd Hadi Abidin.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sekitar 436 bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Aceh Timur dikabarkan sudah hampir setahun tidak menerima gaji terhitung sejak Maret 2017 hingga sekarang. Padahal para bidan PTT tersebut selama ini telah bekerja keras di tempat kerja masing-masing, termasuk bidan yang bertugas di daerah terpencil.

Menurut keterangan para bidan PTT Aceh Timur yang minta tidak disebutkan namanya, Sabtu (24/2), saat ini mereka sudah sangat kesulitan dalam menjalankan tugas sebagai bidan terutama yang bertugas di daerah terpencil. Karena, sejak bulan Maret 2017 hingga sekarang mereka belum terima gaji. Bahkan kehidupan ekonomi para Bidan PTT sudah sangat memprihatinkan. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, mereka terpaksa berhutang kesana kemari.

“Sekarang kami tidak tahu harus berhutang kemana lagi karena hutang sudah bertumpuk. Sementara gaji kami belum dibayar sampai sekarang. Jadi kami mohon Pemkab Aceh Timur untuk segera membayar gaji kami ini,” ujar para bidan PTT tersebut.

Dilanjutkan mereka, akibat tertunggaknya gaji itu, kinerja para bidan terutama yang bertugas di daerah terpencil mulai terganggu. Sehingga dikhawatirkan akan berakibat terhadap menurunnya tingkat pelayanan kesehatan di wilayah tugas masing-masing bidan. “Bagaimana kami bisa bekerja dengan maksimal sementara kami harus putar otak memikirkan nasib dapur kami yang mulai terancam,” demikian ujar para bidan.

Sementara itu sampai berita ini diturunkan, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Timur yang ingin didapatkan konfirmasi atau klarifikasinya, tidak berhasil dihubungi AFNEWS.CO.ID (ZAL)

Facebook Comments

Artikel ini telah dibaca 1825 kali

Baca Lainnya